Dewan Prediksi Silpa Dumai 2014 Capai Rp 240 Miliar
Selasa, 21 Januari 2014 15:39 WIB
DUMAI - Pembahasan rancangan APBD 2014 yang masih di bahas parlemen saat ini terdapat angka sisa lebih anggaran (Silpa) mencapai sekitar Rp 240 miliar.
"Angka Silpa yang belum terlaksana tahun kemarin mencapai Rp 240 miliar, dan akan dianggarkan kembali tahun ini dalam rancangan APBD 2014," kata Wakil Ketua DPRD Dumai Zainal Abidin, Selasa (21/1/14).
Dia menyatakan, kelebihan anggaran ini merupakan kegiatan satuan kerja pelaksana sejumlah pembangunan fisik yang tidak terselesaikan pada tahun lalu dan akan dilanjutkan kembali.
Kegiatan fisik tersebut meliputi sejumlah proyek besar mencapai miliaran rupiah yang belum selesai pembangunannya hingga akhir tahun 2013 lalu.
"Sisa anggaran ini karena banyak kegiatan fisik yang belum selesai pelaksanaannya di sejumlah satuan kerja di lingkungan pemerintah daerah," terang Zainal.
Dia menambahkan, pembahasan rancangan APBD tahun 2014 yang dilakukan badan anggaran parlemen dengan tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) sejauh ini sudah mencapai progres 80 persen penyusunan KUA-PPAS.
Kendati penyerahan KUA-PPAS dari TAPD mengalami keterlambatan, namun Ketua DPD PAN Dumai ini memprediksi pengesahan RAPBD menjadi Perda bisa dilaksanakan pada awal Februari depan.
"Setelah KUA-PPAS final, dilanjutkan dengan penandatanganan MoU bersama DPRD dengan kepala daerah, dan kita perkirakan pengesahan dapat dilakukan pada awal Februari nanti," ujar Zainal.
Terakhir disebutnya, kepala daerah sebaiknya meningkatkan kinerja jajaran di pemerintahan agar menggesa percepatan pengesahan APBD, karena Dumai kerap lamban dalam proses penetapan dana pembiayaan kepemerintahan.***(die)
"Angka Silpa yang belum terlaksana tahun kemarin mencapai Rp 240 miliar, dan akan dianggarkan kembali tahun ini dalam rancangan APBD 2014," kata Wakil Ketua DPRD Dumai Zainal Abidin, Selasa (21/1/14).
Dia menyatakan, kelebihan anggaran ini merupakan kegiatan satuan kerja pelaksana sejumlah pembangunan fisik yang tidak terselesaikan pada tahun lalu dan akan dilanjutkan kembali.
Kegiatan fisik tersebut meliputi sejumlah proyek besar mencapai miliaran rupiah yang belum selesai pembangunannya hingga akhir tahun 2013 lalu.
"Sisa anggaran ini karena banyak kegiatan fisik yang belum selesai pelaksanaannya di sejumlah satuan kerja di lingkungan pemerintah daerah," terang Zainal.
Dia menambahkan, pembahasan rancangan APBD tahun 2014 yang dilakukan badan anggaran parlemen dengan tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) sejauh ini sudah mencapai progres 80 persen penyusunan KUA-PPAS.
Kendati penyerahan KUA-PPAS dari TAPD mengalami keterlambatan, namun Ketua DPD PAN Dumai ini memprediksi pengesahan RAPBD menjadi Perda bisa dilaksanakan pada awal Februari depan.
"Setelah KUA-PPAS final, dilanjutkan dengan penandatanganan MoU bersama DPRD dengan kepala daerah, dan kita perkirakan pengesahan dapat dilakukan pada awal Februari nanti," ujar Zainal.
Terakhir disebutnya, kepala daerah sebaiknya meningkatkan kinerja jajaran di pemerintahan agar menggesa percepatan pengesahan APBD, karena Dumai kerap lamban dalam proses penetapan dana pembiayaan kepemerintahan.***(die)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kecelakaan Kapal Pekerja Migran di Pulau Rupat, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Pendidikan
Hari Pramuka ke-65, Logo dan Tema Resmi 2026
-
Politik
DPRD Riau Masuk Tahap Akhir Penanganan Parisman dan Indra Gunawan
-
Ekbis
BRK Syariah Didorong Jadi Mitra Perbankan Perusahaan di Riau
-
Pendidikan
Keracunan MBG di Dumai, 45 Siswa Dirawat
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?

