Dewan di Riau Prihatin Kasus Seksual Anak dan MERS-Cov
Minggu, 11 Mei 2014 12:30 WIB
PEKANBARU - Legislator Riau sangat prihatin dengan berbagai Kasus yang terjadi saat ini, terutama Kekerasan Seksual terhadap Anak dan penyakit yang disebarkan virus Timut Tengah (MERS-Cov).
"Kita sebaiknyanya jangan telah terjadi momen baru bertindak, tapi bagaimana terus menerus waspada sehingga kasus itu tidak terjadi," ungkap anggota DPRD Riau, Zulkarnain Nurdin, kemarin di Pekanbaru.
Dia menambahkan, sebetulnya Riau sudah punya segala antisipasi dari instansi terkait. "Hanya saja kita lengah atau menganggap sepele pengawasan yang mestinya dilakukan. Makanya terjadilah kasus ini dan baru kita heboh," tegasnya.
Ia mengatakan, seperti untuk kasus kekerasan seksual terhadap anak, ini harus dilakukan antisipasi dan penyelidikan terus menerus agar pelaku jadi jera. Karena ini bisa berdampak luas, si korban nantinya setelah dewasa bisa juga jadi pelaku untuk "balas dendam".
Begitu juga dengan virus Mers-CoV, karena penyakitnya berasal dari Arab Saudi, maka pengawasan keluar masuk bandara harus diperketat. Upaya inipun sudah dilakukan, hanya saja mungkin ada keteledoran.
"Dinas Kesehatan dan Pihak Bandara maupun kepolisian sudah melakukan pengawasan. Hanya saja perlu dilakukan siaga tiap saat agar tidak kecolongan," tambahnya.***(mcr-wil)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

