Duo Zainal Duet Menuju Pilwako 2015-2020

Kamis, 10 Juli 2014 15:38 WIB

DUMAI - Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Dumai periode 2015-2020 tinggal sebentar lagi. Sejumlah nama dan kandidat baik tokoh politik serta masyarakat sudah bermunculan untuk ikut meriahkan pesta demokrasi. Hal itu terbukti dari dua nama tokoh politik Zainal Effendi dan Zainal Abidin, yang posisinya kini masih aktif di lembaga DPRD Dumai.

Dua Zainal ini dikabarkan sudah melakukan langkah-langah setrategis untuk mendulang suara ke masyarakat pemilihnya. Buktinya saja, selain banyak menghabiskan waktu bersama masyarakat, dua Zainal ini sudah mulai banyak didekati beberapa partai politik sebagai pemenang Pileg beberapa hari lalu untuk pencalonannya selama lima tahun kedepan memimpin Kota Dumai.

Untuk memperimbang informasi ini, sejumlah orang dekat Zainal Effendi mengaku, bahwa pencalonan dua sosok tokoh politik ini akan mampu membawa perubahan bagi Kota Dumai semakin lebih baik lagi. Niat dan tekat kedua tokoh ini bukan tanpa alasan. Mereka berdua, kini posisinya sedang diharapkan oleh seluruh masyarakat Dumai untuk memimpin daerah ini lima tahun ke depan.

"Ini bukan kabar lagi, keduanya kini sedang kompak membicarakan masalah Kota Dumai menjadi lebih baik lagi. Dua tokoh ini dinilai masyarakat sangat cocok untuk menjadi kepala daerah. Karena, selama empat tahun ini di zaman Walikota Dumai Khairul Anwar tidak ada perubahan pembangunan di Dumai. Malah banyak meninggalkan silpa uang negara," ucap pria berbadan kekar ini yang enggan ditulis namanya, Kamis (10/7/14).

Tidak itu saja, posisi Zainal Effendi sendiri sudah 3 kali memimpin jabatan sebagai wakil rakyat. Secara tidak langsung, Zainal Effendi sudah banyak menampung berbagai persoalan yang tengah dihadapi masyarakat. Tidak hanya itu saja, masyarakat Dumai juga sudah mengetahui sepak terjang Zainal Effendi selama menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat di lembaga DPRD Dumai.

"Banyak masyarakat yang berada di pelosok mengharpkan Zainal Effendi untuk menjadi kepala daerah. Namun demikian, semua itu tidak lantas berjalan tanpa ada ketentuannya. Bertepatan dengan itu, Zainal Effendi dan Zainal Abidin memiliki visi dan misi yang sama untuk membawa pembangunan Kota Dumai menjadi lebih baik lagi," ungkap dia menyudahi perbincangan.

Begitu juga dengan orang dekat Zainal Abidin. Menurutnya, kedua sosok ini sangat cocok untuk disandingkan memimpin Kota Dumai lima tahun ke depan. Selain berhasil menjalankan amanah rakyat di lembaga DPRD Dumai, Zainal Abidin sudah teruji sepak terjangnya di kancah dunia perpolitikan di Dumai. Hal itu dilandasi dengan terpilihnya kembali Zainal Abidi sebagai anggota DPRD Dumai 2014-2019.

"Zainal Abidin sudah terbukti kinerjanya makannya kembali terpilih sebagai wakil rakyat. Agar memiliki wewenang penuh untuk membangun Kota Dumai menjadi lebih baik lagi, tentu harus berubah posisi jabatannya sebagai wakil rakyat dan berganti sebagai kepala daerah. Kedua-duannya ini memiliki cara yang sama dalam menjalankan persip kepemimpinannya," ungkap pria berkulit putih ini.

Sedangkan Zainal Effendi sendiri ketika dikonfirmasi mengaku, jika masyarakat yang menghendaki tentu akan terlaksana niat baik ini untuk membangun Kota Dumai lima tahun ke depan. Namun untuk siapa yang akan mendampinginya, Zainal Effendi mengaku semua tokoh politik dan tokoh masyarakat sangat dekat dengannya dan tidak menutup kemungkinan juga akan berdampingan dengan seperti isu yang berkembang.

"Saya ini hanya menjalankan perintah saja. Kalau memang masyarakat meminta saya untuk memimpin Dumai, saya siap untuk menjalankannya. Karena menjadi kepala daerah itu harus singkron dengan apa yang diharapkan masyarakat. Saya sama semua orang dekat, jadi tidak hanya dekat dengan si A dan si B. Selagi cocok dan satu tujuan kita siap menjalankannya," ungkapnya secara terpisah.

Sementara Zainal Abidin masih malu-malu untuk menyatakan sikapnya menjadi peserta pemilu kepala daerah Kota Dumai tahun depan. Ketua DPD PAN Kota Dumai Zainal Abidin mengatakan, PAN dinilai layak mengusung kader terbaiknya maju di Pemilukada Kota Dumai yang akan digelar tahun depan. Apalagi, PAN masuk partai tiga besar, yang berhasil meraih empat kursi di DPRD Kota Dumai pada Pemilu Legislatif (Pileg) 9 April 2014 lalu.

Lalu, siapakah yang akan disusung PAN Dumai? Dia mengatakan, "Kader terbaik PAN yang akan diusung maju di Pemilukada Dumai nanti akan ditentukan dari hasil survei yang dilakukan tim peminilai. Kader yang mendapat nilai tertinggi, maka dialah yang akan disusung maju bersama partai koalisisi nantinya untuk menjadi kepala daerah."***(adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Politik
Komentar