• Home
  • Politik
  • FKPM Riau Diskusi Soal Rencana Menuntut Otsus

FKPM Riau Diskusi Soal Rencana Menuntut Otsus

Minggu, 18 Januari 2015 15:48 WIB
PEKANBARU : Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR), Ahad siang (18/1/15), menggelar diskusi terbatas menyangkut masalah-masalah aktual yang terjadi di daerah ini. 

Salah satunya rencana menuntut Otonomi Khusus (Otsus) sepertiyang dilakukan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). 

Dalam diskusi itu hadir pembicara Prof DR Muchtar Ahmad MSc (mantan Rektor Universitas Riau), Al-Azhar (Ketua Harian Lembaga Adat Melayu Riau), Dr Chaidir (mantan Ketua DPRD Riau), Riko Kurniawan (Direktur Eksekutif Walhi Riau) dan Edyanus Herman Halim, pengamat ekonomi dari Universitas Riau. 

Diskusi mengambil tema; "Konflik Kepemilikan Riau sejak berdiri Tahun 1957" membahas berbagai persoalan, mulai soal rencana tuntutan Otnus, Kongres Pemuda Riau dan Kongres Rakyat Riau, masalah kerusakan lingkungan, peningkatan sumber daya manusia lewat pemberian beasiswa, serta masalah-masalah lainnya. 

Prof DR Muchtar Ahmad dalam paparannya mengaku tidak mempersiapkan diri karena undangan yang diterimanya untuk menjadi pembicara, tidak nyambung dengan tema yang minta. 

"Undangan yang diterima soal Otonomi Khusus dan beasiswa. Keduanya tidak nyambung,'' tuturnya. 

Kendati begitu, mantan Rektor Universitas Riau (UR) Muhtar Ahmad mewanti-wanti ketika diskusi Otsus akan mendiskreditkan seseorang. Karena masalah Otsus untuk Riau ini sebenarnya sudah diwacanakan oleh tokoh Riau, mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Syarwan Hamid. 

"Otonomis Khusus; Pak Syarwan dulu sudah mau tapi kurang sambutan dari tokoh-tokoh Riau. Bahkan, dahsyatnya waktu itu, ada rumor yang menyebut Syarwan melemparkan gagasan Otonomi Khusus karena ingin memperalat Riau untuk kekayaan familinya,'' ucapnya. 

Parah, ada mahasiswa saat berdemo menuding Syarwan Hamid tak ada kontribusinya untuk Riau. Muchtar Ahmad menegaskan tuduhan itu sangat keliru sekali. 

"Kalau tidak ada Syarwan, tentu tidak ada Otonomi di Indonesia, juga tak ada juga pemekaran Riau seperti saat ini,'' pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, diskusi masih berlangsung dengan pembicara mantan Ketua DPRD Riau Drh Chaidir.

(son/son) 
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Politik
Komentar