• Home
  • Politik
  • FPK Riau Minta Annas Maamum Tetap Lanjutkan Gaya Blusukan

FPK Riau Minta Annas Maamum Tetap Lanjutkan Gaya Blusukan

Jumat, 31 Januari 2014 15:52 WIB

PEKANBARU - Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Riau Fauzi Gani meminta Gubernur Riau terpilih yakni Annas Maamum untuk tetap melanjutkan model blusukan atau selalu turun ke masyarakat seperti yang selalu dilaksanakannya selama menjabat sebagai Bupati Rokan Hilir.
     
"Kepada Gubernur Riau terpilih Annas Maamum kami memandang agar kiranya beliau tetap melanjutkan model blusukan, selalu turun ke masyarakat seperti yang selama ini beliau lakukan selama menjabat Bupati Rokan Hilir," kata Fauzi Gani di Pekanbaru, Kamis.
     
Ia menilai pembangunan yang terlihat di Kabupaten Rokan Hilir tak lepas dari gaya kepemimpinan Annas Maamum yang selalu turun ke lapangan. Ini membuktikan bahwa ia memang orang lapangan, tak hanya duduk dibalik meja sebagai pejabat.
     
Setelah putusan MK yang menolak permohonan gugatan pesaingnya di Pilkada Riau putaran kedua, Annas Maamum dan Arsyadjuliandi Rachman telah resmi terpilih menjadi Gubernur dan wakil Gubernur Riau terpilih. Sekarang tinggal menunggu pelantikan saja.
     
Himbauan untuk tetap malakukan blusukan itu merupakan salah satu saja saran yang diberikan oleh FPK Riau. Selain itu FPK juga merekomendasikan agar Gubernur dan Wakil Gubernur hendaknya menganut skala prioritas dalam penyusunan program dan Anggaran pembangunan daerah agar tepat guna dan tepat sasaran.
     
Selanjutnya FPK meminta juga meminta Gubernur hendaknya menunjuk dewan penasehat secara formal yang diisi oleh tokoh-tokoh yang memahami karakter daerah dan tentu saja karakter kepemimpinan Gubernur.
     
Gubernur juga diminta untuk melakukan koordnasi yang harmonis dengan kalangan legislator, baik DPRD Riau ataupun DPR RI agar terjalin sinkronisasi program-program pembangunan di Riau. Hal ini penting sekali mengingat Riau selama ini termasuk Provinsi yang lemah dalam memperjuangkan kue pembangunan di tingkat nasional.
     
Kemudian Gubernur supaya menciptakan irama dan simponi yang indah dengan Bupati dan Walikota sehingga tidak ada lagi yang merasa sebagai anak kandung dan anak tiri. Terakhir keharmonisan antar tokoh etnis dan budaya di akar rumput harus tetap terjaga seperti yang telah terjalin saat ini karena ini merupakan aset Riau.***(ant)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Politik
Komentar