Proyek 2013 Masih Dikerjakan,
Fraksi PDI Perjuangan DPRD Dumai Tak Setujui Perpanjangan Waktu
Senin, 20 Januari 2014 14:08 WIB
DUMAI - Memasuki pekan ketiga Januari 2014, sejumlah proyek pembangunan Kota Dumai tahun anggaran 2013 terlihat masih dikerjakan. Padahal, sesuai ketentuan, bila tahun anggaran sudah tutup buku, maka semua pengerjaan proyek harus dihentikan.
Menyikapi masalah ini, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Dumai, A Tito Gito mengatakan, aturan kerja dari KPK dan BPK juga sudah jelas, bekerja dulu baru di bayar, bukan bayar dulu baru bekerja. Tentunya itu sudah menyelahi aturan berlaku. Dengan jelas, masalah ini Faksi PDI Perjuangan DPRD Dumai tidak pernah menyetujui perpanjangan waktu untuk melanjutkan program pembangunan dari anggaran 2013 tersebut.
"Seluruh fraksi di DPRD ikut menyetujui pengerjaan proyek anggaran 2013, tapi kita dari Fraksi PDI Perjuangan tidak menyetujui usulan perpanjangan pengerjaan proyek tersebut. Karena sesuai aturan sudah jelas. Bekerja dulu baru mendapatkan bayaran, bukan bayaran baru melaksanakan pengerjaan proyek. Jalas itu menimbulkan indikasi penyalahan aturan," ungkap Tito Gito kepada riauheadlinecom, Senin (20/1/14) siang ini.
Dari informasi yang dihimpun diketahui bahwa ada beberapa proyek tahun anggaran 2013 yang masih dikerjakan, seperti proyek overlay Jalan Raya Bukit Datuk yang dikerjakan PT Biyan Cahaya Perkasa, dengan nilai kontrak sebanyak Rp6,9 miliar lebih.
Selain itu, proyek gedung Dekranasda yang dikerjkan CV Baranang Siang, dengan nilai kontrak Rp2,2 miliar. Begitu pula dengan pembangunan Markas Polsek Dumai Kota yang dikerjakan CV Buska Indah, dengan nilai kontrak Rp1,1 miliar lebih. Juga disebutkan, ada beberapa proyek pembangunan di Mapolres Dumai, yang juga dikerjakan setelah tutup buku tahun anggaran 2013.
Pengerjaan proyek overlay Jalan Raya Bukit Datuk masih dikerjakan. Beberapa alat berat dan truk pembawa aspal sedang dioperasikan oleh para pekerja.
Di Gedung Mapolsek Dumai Kota terlihat tak ada yang bekerja, tapi bangunan masih terbengkalai. Begitu pula pada proyek Gedung Dekranasda. Menurut warga sekitar, hari ini tak ada yang bekerja karena hari libur. Namun, beberapa hari lalu terlihat masih dikerjakan.
Warga juga menyebutkan, pembangunan Pos Jaga di komplek Mapolres Dumai senilai Rp642 juta terlihat juga dikerjakan setelah tutup buku. Namun, hari ini terlihat sudah tuntas dikerjaan. Begitu pula pembangunan ruangan di Mapolres Dumai senilai Rp484 juta masih dikerjakan setelah tutup buku anggaran tahun 2013.
Pihak Dinas Pekerjaan Umum Kota Dumai belum berhasil dihubungi untuk dikonfirmasi, sehingga belum diketaui apakah ada kebijakan lain yang memperboleh pihak kontraktor masih mengerjakan proyek setelah habis masa kontrak kerjanya.
Sebelumnya, pihak Dinas PU Dumai mengaku bahwa ada beberapa proyek di Dumai yang masih belum selesai. Proyek tersebut sedang diurus pengajuan Daftar Penggunaan Anggaran Lanjutan (DPAL), yaitu proyek drainase Jalan Sudirman, Jalan Sultan Syarif Kasim, dan Jalan Sukajadi. Selain itu, proyek Jalan M. Soleh di Basilam Baru dan sebuah bangunan gedung di dekat Masjid Habiburrahman, Jalan H.R. Soebrantas.***(die)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

