Gaduh Eskalasi, Anggota DPRD Riau Gelar Pertemuan Tertutup Bersama KPK
Senin, 11 April 2016 21:51 WIB
PEKANBARU - Di tengah berbagai persoalan yang terjadi di Riau, salah satunya masalah pembayaran hutang eskalasi, anggota DPRD Riau gelar pertemuan tertutup dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Tadi saya sampaikan ke KPK masalah eskalasi ini. Tidak dianggarkan dalam APBD, tapi koq bisa dibayarkan," kata Muhammad Adil, anggota DPRD Riau dari Partai Hanura kepada wartawan usai pertemuan, Senin (11/05/16).
Anggota Komisi E DPRD Riau ini menyebut, KPK merespon masalah ekalasi ini dan akan melakukan penyelidikan. Kedatangan KPK ke gedung dewan sudah lama ditunggu dirinya, terutama ingin menyampaikan persoalan eskalasi ini.
"Katanya dia akan melakukan penyelidikan, kehadiran KPK sudah lama saya tunggu, KPK jangan nakuti orang Riau saja, usut dan tuntaskan persoalan pembuatan hutang eskalasi," jelas mantan anggota DPRD Kepulauan Meranti ini.
Hal senada juga dikatakan Mansyur, anggota DPRD Riau dari PKS. Disebutkannya, KPK tidak akan menunggu laporan terhadap persoalan hutang eskalasi ini. Jika ada unsur pidana, maka KPK akan menindaklanjuti.
"Kalau ada unsur pidana, maka eskalasi akan ditindaklanjuti dan prosesnya tidak bisa cepat, harus melalui mekanisme. KPK pun tidak mesti menuvgu laporan masyarakat untuk menindaklanjuti sebuah masalah," terangnya.
Adapun yang menjadi tema pertemuan tersebut yakni, Pembekalan Tentang Pencegahan dan Penindakan Terintegrasi oleh KPK.
(rtc/rdk)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
HAKORDIA 2025 di Yogyakarta Jadi Tonggak Baru Sinergi Nasional Lawan Korupsi
-
Politik
Profil Bupati Meranti Muhammad Adil yang Kena OTT KPK
-
Hukrim
Bupati Kepulauan Meranti Muhammad Adil Terjaring OTT KPK
-
Hukrim
Syamsuar Bungkam Perihal KPK Tahan Mantan Gubernur Riau Annas Maamun
-
Hukrim
KPK Kembali Tahan Mantan Gubernur Riau Annas Maamun
-
Hukrim
Bupati Kuansing Tersangka Suap dari Bos PT. Adimulia Agrolestari

