• Home
  • Politik
  • Gardu Prabowo Fokus pada Program Subdisi Petani

Tak Tanggapi Kampanye Hitam,

Gardu Prabowo Fokus pada Program Subdisi Petani

Senin, 09 Juni 2014 14:34 WIB

PEKANBARU - Organisasi masyarakat (Ormaas) Gabungan Rakyat Dukung (Gardu) Prabowo bersama relawan lainnya mengaku tidak menanggapi kampanye hitam dan kampanye negatif kubu lawan terhadap pasangan Capres dan Cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa (Prabowo-Hatta).

Sebaliknya, bentuk-bentuk kampanye hitam atau black campaign yang marak di media sosial akhir-akhir ini akan dibalas dengan penyampaian visi dan misi Prabowo-Hatta kepada rakyat.

"Kita tak layani hal-hal yang seperti itu. Lebih baik membangun kegiatan bersama relawan-relawan yang mendukung Prabowo-Hatta. Mereka yang akan menjadi corong, turun ke masyarakat menyampaikan visi dan misi Prabowo kepada rakyat yang selama ini mendengar sedikit dari media-media sosial yang mereka punya,' ucap Panji Wardhana, Ketua Umum (Ketum) Gardu Prabowo.

Disebutkan Panji, ibaratkan penyakit apa yang dialami Indonesia saat sudah kronis. Bangsa Indoensia perlu seorang pemimpin yang punya karakter.

"Pemimpin yang jujur dan sederhana saja tidak cukup tetapi kita jua perlu orang pandai, orang yang cerdas, orang yang tahu bagaimana mensejahterakan rakyat yang dicintainya," katanya.

Capres Prabowo, imbuh Panji, memiliki pikiran cerdas untuk menyelamatkan kebocoran APBN yang mencapai 1.000 triliun rupiah per tahun. Isu kebocoran APBN ini dari dulu dijegal dan tidak pernah dimuat di mdia massa.

"Jika kebocoran APBN itu bisa diselamatkan, dananya bisa dialihkan untuk subsidi yang unggul, tomat yang unggul, cabe yang unggul, beras yang unggul, jagung yang unggul. Terus tugas penjual, ya, diserahkan kepada pemerintah. Prabowo akan memberdayakan koperasi-koperasi di desa-desa," pungkasnya.

Ditanya soal black campaign soal dugaan pelanggaran HAM, Ketum Gardu Prabowo menyatakan hal itu adalah hal yang biasa.

"Lawan kan selalu menjelekkan. (Tapi) hanya (isu) itu yang selalu dipakai untuk memojokkan Bapak Prabowo. Kalau Pak Prabowo terlibat, tentu tidak mungkin beliau bisa maju sebagai Cawapres pada Pilpres 2009 dan Capres pada Pilpres 2014 ini," katanya lagi.***(son) 
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Politik
Komentar