Hanya Satu Ketua Partai Kembali Duduk di DPRD Dumai
Kamis, 24 April 2014 17:41 WIB
DUMAI - Beberapa fakta menarik terlihat pada hasil Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) pada 9 April 2014 lalu. Satu diantaranya adalah bahwa sebagian besar ketua partai gagal meraih kursi. Satu-satunya ketua partai yang melenggang ke Gedung DPRD Dumai adalah Ketua DPD PAN Dumai Zainal Abidin.
Ketua-ketua partai yang ikut bertarung merebut kursi DPRD Kota Dumai periode 2014-2019 adalah Ketua DPD PAN Dumai Zainal Abidin, Ketua DPD Partai Golkar Dumai Zulkifli Ahad, Ketua DPD PKS Dumai Asmauliddin, Ketua DPC PDIP Dumai Khairul Saleh, Ketua PBB Dumai Sudirman, Ketua PKB Dumai Muhammad Nur, dan Ketua PKPI Dumai Parluhutan Harianja.
Selain ketua partai yang ikut bertarung merebut kursi dewan Kota Dumai, selebihnya ada yang ikut menjadi Calon Legislatif Provinsi Riau. Diantaranya adalah Ketua DPC PPP Dumai Syamsul Bahri, Ketua DPC Partai Demokrat Dumai Eko Suharjo, dan Ketua Partai Gerindra Dumai Iskandar. Sementara Ketua Partai NasDem Dumai Agus Widayat tak ikutan menjadi caleg karena saat ini masih mengemban jabatan Wakil Wali Kota Dumai.
Ketua PAN Dumai Zainal Abidin yang kini masih mengemban jabatan Wakil Ketua DPRD Kota Dumai tampil di Dapil 2 Dumai Timur dan Medang Kampai. Dirinya mampu meraih suara tertinggi diantara sesama caleg partai berlambang matahari, dengan mengumpulkan 1.377 suara.
Sementara Ketua Partai Golkar Dumai Zulkifli Ahad gagal meraih suara terbanyak diantara sesama caleg partai berlambang pohon beringin di Dapil 4 Dumai Barat dan Dumai Selatan. Zul Ahad hanya mampu mengumpulkan sebanyak 481 suara. Jumlah tersebut selisih jauh dengan Syarifah yang mendapat 1.776 suara. Dalam kepengurusan partai Syarifah berada di posisi Ketua Pengurus Kecamatan (PK) Dumai Barat.
Begitu pula Ketua PKS Dumai Asmauliddin yang tampil di Dapil 1 Dumai Kota hanya mampu mengumpulkan suara sebanyak 436 suara. Di Dapil ini PKS tak kebagian kursi, dari lima kursi yang diperebutkan. Begitu pula Ketua PKB Dumai Muhammad Nur hanya mengumpulkan 44 suara, selisih banyak dengan rekan separtai Abaen yang mendapat 609 suara.
Ketua PDIP Dumai Khairul Saleh yang sudah dua periode mengemban jabatan anggota DPRD Kota Dumai, kini harus bisa mengakui keunggulan anggota partai berlambang banteng mulut putih itu di Dapil 4 Dumai Barat dan Dumai Selatan.
Khairul pada Pileg kali ini memang mengumpulkan suara yang cukup banyak, yaitu 1.777 suara. Namun, jumlah tersebut kalah banyak dengan Ahmad Zamri. Pengurus Ranting itu meraup suara sebanyak 2.363. Bahkan, dia peraih suara terbanyak caleg se-Kota Dumai untuk DPRD Dumai.
Sementara Ketua Partai Hanura Nazaruddin Aziz hanya meraih 458 suara. Jumlah tersebut kalah telak dengan rekan separtainya di Dapil 4 Dumai Barat dan Dumai Selatan. Jufrida yang juga incumbent anggota DPRD Dumai mengumpulkan sebanyak 1.129 suara.
Sedangkan Ketua PBB Dumai Sudirman juga gagal lolos ke gedung DPRD Kota Dumai untuk periode kedua kalinya. Meski berhasil meraih sebanyak 1.059 suara di Dapil 4, tapi jumlah tersebut kalah dengan caleg partai lainnya, sehingga PBB tak meraih kursi di Dapil tersebut.
Ketua Partai PKPI Dumai Parluhutan Harianja harus mengakui keunggulan rekan sesama partainya di Dapil 2 Dumai Timur dan Medang Kampai. P. Harianja mengumpulkan sebanyak 992suara, sedang rekannya Yusuf Manulang meraih 1.143 suara.
Fakta menarik lainnya, Partai Golkar yang sebelumnya menguasai lima kursi, pada periode kali ini hanya kebagian 3 kursi. Partai Demokrat yang sebelumnya punya tiga kursi, kini harus puas medapat 2 kursi. Begitu pula PBB yang sebelumnya 2 kursi, kini tinggal 1 kursi.
Yang sangat mencengangkan adalah Partai Gerindra yang semula tak punya kursi, kini di periode 2014-2019 berhasil mengumpulkan 4 kursi. Begitu pula PKPI yang sebelumnya tak kebagian kursi, kini bisa mendapat sebuah kursi.***(din)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

