Seleksi Anggota Panwaslu Bengkalis
Herizal Merasa Didiskriminasi Timsel Bawaslu Provinsi Riau
Senin, 12 Januari 2015 20:28 WIB
BENGKALIS : Herizal SE, salah satu calon Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) dari Kabupaten Bengkalis merasa di zolimi dan di diskriminasi oleh tim seleksi Bawaslu Provinsi Riau karena tak dipanggil untuk mengikuti Fit and Proper Test di Pekanbaru hari ini.
Padahal, Herizal merupakan 1 dari 6 calon yang lulus seleksi calon anggota Panwaslu Kabupaten Bengkalis dan berhak mengikuti uji kelayakan dan kepatutan untuk menembus layak tidaknya dirinya menjadi seorang anggota Panwaslu.
Kepada bengkalisone, Herizal mengungkapkan bahwa dirinya merasa di diskriminasi oleh Timsel Provinsi, sebab tidak mendapat pemberitahuan jika hari ini adalah Fit and Proper Test.
"Tau tidak taunya dari teman saya yang sama- sama lulus seleksi dari Kabupaten Bengkalis. Heran saya, kok saya tidak diikut sertakan, padahalkan saya adalah calon anggota yang sudah lulus seleksi Kabupaten Bengkalis. Saya merasa sangat di rugikan dan di diskriminasi,"ujarnya, Senin (12/1).
Seharusnya, papar dia, jika Timsel tingkat Provinsi pofesional dalam bekerja, seminggu sebelum pelaksanaan tes lanjutan, sudah ada pemberitahuan kepada peserta.
"Kapan pelaksanaannya, dimana, jam berapa, kalau hari ini orang timsel telpon saya suruh pergi ke Pekanbaru ikut Fit and Proper Test itu sudah tidak enak lagi," jelasnya kecewa.
Herizal menambahkan, setelah terkejut mendapatkan kabar dari teman seperjuangan bahwa hari ini merupakan Fit and Proper Test calon anggota Panwaslu, dia langsung menghubungi sekretariat Timsel Provinsi.
"Saya hubungi, alasannya lupa. Ini kan keteledoran yang sengaja dibuat. Karena saya merasa dirugikan, saya akan melaporkan hal ini ke Bawaslu RI"pungkasnya.
Sementara itu, Sekretaris Tim Seleksi (Timsel) Bawaslu Provinsi Riau Hamidi ketika dihubungi menyampai terkait tes lanjutan anggota panwaslu tingkat kabupaten/kota, pihaknya sudah melakukan pengumuman di web.
"Selain mengumumkan di web, kita juga memberitahukan lewat email dan telpon. Tetapi untuk pak Herizal, kita mau kirim lewat email, dia tidak mencantumkan email pada kertas riwayat hidup. Kita coba hubungi lewat nomor handphone 2 hari sebelum Fit and Proper Test tidak aktif,"katanya.
"Karena Timsel punya kesibukan, jadi terlupakan,"tambah dia. Namun, kata Hamidi, pihak Timsel tetap memberikan solusi, Herizal bisa Fit and Proper Test pada besok.
"Saya coba membicarakan ini kepada ketua, ketua bilang jika Herizal berangkat siang ini atau pagi besok, masih bisa ikut ujian Fit and Proper Test. Solusi sudah kita kasi, jika pak Herizal merasa dirugikan dan mau melapor ke Banwaslu RI silahkan. Kami sudah presedur, tambah lagi, pada tes wawancara dan tulis, kita sudah sampaikan, untuk ujian lanjutan bisa dilihat pengumuman di web," imbuhnya.
(and/and)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Politik
Hasil Survei Indikator: Pasangan Paisal-Sugiyarto Insya Allah Menang
-
Politik
Mengenal Lebih Dalam Tentang PDI Perjuangan
-
Politik
Ini Nomor Urut Parpol 2024 yang Wajib Kalian Ketahui
-
Politik
Hasil Survei Indikator, Prabowo Subianto Ungguli Ganjar dan Anies
-
Pendidikan
Bupati Amril Prihatin CPNS Guru Garis Depan Minim Anak Bengkalis
-
Hukrim
Waspada, Penipuan Catut Nama Paur Humas Polres Bengkalis

