JA Mundur dari Ketua DPRD Bengkalis Bikin Galau PNS
Rabu, 08 Januari 2014 13:32 WIB
DURI - Para PNS dan pegawai honor merisaukan mundurnya Jamal Abdillah dari kursi Ketua DPRD Bengkalis. Mereka, khawatir molornya pengesahan APBD 2014 berdampak pada pembayaran gaji dan tunjangan.
Tidak itu saja, menurut kalangan PNS juga dikhawatirkan uang rapel gaji honorer dan isentiv PNS yang bergantung pada pengesahan APBD 2014 bakal tertunda hingga batas waktu yang tidak dapat ditentukan.
"Asinlah bang, hanya rapel gaji melalui APBD ini yang kami harapkan, sekarang malah ada masalah dengan mundurnya ketua DPRD, " keluh Akriman salah seorang guru honor di salah satu Sekolah Dasar di Duri.
Hal senada juga diutarakan Ahmad, salah seorang PNS di Kantor Kecamatan Mandau. Dirinya mengkhawatirkan uang isentiv bakal akan tertunda dikarenakan gara-gara mundurnya ketua DPRD termuda se-indonesia tersebut.
"Pastinya segala urusan, termasuk uang isentiv kami akan tertunda pencairannya. Padahal hanya itu yang kami harapkan selain gaji yang sudah habis untuk membayar kebutuhan hidup," sesalnya.
Tidak hanya rapel gaji honorer dan isentiv pegawai semata yang akan terhambat, namun segala urusan pembangunan dan perangkat pemerintah akan terkendala dengan mundurnya orang nomor satu di lembaga masyarakat di negeri sri junjungan tersebut dengan semakin tidak jelasnya ketuk palu pengesahan APBD.***(ndra)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo
-
Hukrim
Tengku Muhammad Nasir Ditangkap di Aceh Setelah Jadi Buronan Kasus Korupsi Dishub Dumai
-
Politik
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, APBD Dumai Naik Jadi Rp2,246 Triliun
-
Sosial
Instalasi Jaringan Listrik PLN di Ratu Sima Dikeluhkan Warga

