KNPI Dumai: Waspadai Balon Kepala Daerah Masih Punya Hutang
Jumat, 14 Agustus 2015 08:41 WIB
DUMAI - Sesuai peraturan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) bahwa salah satu persyaratan untuk lolos menjadi calon kepala daerah adalah tidak sedang mempunyai tanggungan hutang. Untuk itu, perlu diwaspadai dari kelima pasang Bakal Calon Wali Kota Dumai yang kemungkinan masih mempunyai utang.
Sekretaris Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Dumai Ahmad Khadafi, mengatakan memang masing-masing bakal calon sudah membuat pernyataan bebas hutang yang dikeluarkan dari Pengadinal Negeri. Pernyataan itu perlu dicek kebenarannya dan apakah memang pasangan balon benar-benar bebas hutang.
"Saya rasa KPU perlu mengecek kebenarannya, apakah benar masing-masing pasangan balon tidak punya hutang. Pasalnya, surat pernyataan bebas hutang dibuat tanpa ada bukti keterangan dari pihak bank," tegasnya kepada sejumlah awak media di Kota Dumai, Jumat (14/8/15).
Menurutnya, mengecek kebenaran bebas utang tersebut dalam rangka untuk menguji kejujuran bakal calon pemimpin di daerah ini. Tidak diharapkan bahwa masing-masing bakal calon sudah membuat surat pernyatan utang, tapi kenyataannya mereka masih punya utang secara pribadi atau kelembagaan.
Tokoh muda Dumai yang juga aktif di berbagai organisasi kemasyarakat itu menyarankan agar KPU Dumai melakukan upaya membuat permintaan ke pihak Bank Indonesia (BI) untuk mengcek apakah benar masing-masing balon tersebut tidak lagi memiliki utang pada berbagai bank yang ada.
"Jika utangnya telah dilunasi, maka kapan tanggal dilunasi? Sebab, sesuai jadwal bahwa persyaratan dokumen, termasuk surat pernyatan bebas utang, harus sudah dilengkapi paling lambat 7 Agustus lalu. Jika lewat tanggal itu ternyata kedapatan masih punya utang, maka berarti mereka sudah tidak jujur," kata dia.
Karena itu, kata Khadafi, sebelum ditetapkan pasangan Calon Wali Kota Dumai yang akan ikut Pilkada Dumai pada 9 Desember 2015 nanti, KPU Dumai harus benar-benar memastikan data otentik surat bebas utang dari masing-masing pasangan bakal calon.
"Jangan nanti, setelah ditetapkan pasangan calon, baru masyarakat ribut karena terbukti ada yang masih memiliki hutang. Kami harapkan kinerja KPU bisa maksimal sebagaimana sesuai aturan dari PKPU itu sendiri. Kita ingin seluruh balon itu benar-benar orang yang jujur," pungkasnya.
(adi/adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Politik
Bupati Kasmarni Terima Audiensi dan Silaturahmi Ketua Bawaslu Bengkalis
-
Politik
Ini Nomor Urut Parpol 2024 yang Wajib Kalian Ketahui
-
Politik
KPU Tingkatkan Partisipasi Pemilih Lewat Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan
-
Politik
Bawaslu Bengkalis Uji Petik Sejumlah Data Pemilih 2021
-
Politik
Hasil Pleno KPU Dumai, Paisal-Amris Pemenang Pilkada Dumai
-
Politik
Kapolda Riau Minta Penyelenggaraan Pilkada Kedepankan Prokes Covid-19

