KPU Dumai Terima DP4 Mencapai 188.679 Jiwa
Jumat, 03 Juli 2015 17:24 WIB
DUMAI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Dumai menerima data penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) pada Pilkada serentak 2015 mencapai 188.679 jiwa terdiri dari laki-laki dan wanita.
Ketua KPU Kota Dumai Darwis, kepada sejumlah awak media mengatakan beberapa hari lalu KPU telah menerima data DP4 dari KPU RI yang berasal dari Menpan. Jumlah yang diterima untuk Dumai sebanyak 188.679 jiwa.
"Data itu akan kita serahkan ke PPS untuk dilakukan coklit yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini. Setelah itu, diserahkan kepada PPK untuk direkapitulasi. Selanjutnya, akan ditetapkan menjadi daftar pemilih sementara (DPS)," katanya, Jumat (3/7/15).
Oleh karena itu, Darwis mengaku akan langsung menindaklanjuti dengan melakukan pemuktahiran data. Penetapan DPS bukan menjadi langkah akhir, karena setelah itu akan ditindaklanjuti untuk ditetapkan menjadi DPT.
"Proses penyusunan DPT akan dilakukan, sampai pengumumannya ditetapkan. DPT merupakan unsur penting dalam pemilu, karena data itu adalah angka jiwa pilih untuk Dumai selama lima tahun ke depan," tambahnya.
Kemudian, dari pemutakhiran itu nantinya juga dipergunakan untuk menentukan jumlah TPS apakah terjadi penambahan atau berkurang. Maka itu saat ini kita sedang melakukan proses pemetaan dimasing TPS.
"Jumlah TPS sementara yang disediakan KPU untuk Pemilu ini sebanyak 530 TPS. Mudah-mudahan pada Pilkada Serentak ini akan berjalan maksimal dan demokratis sebagaimana yang kita harapkan semua," pungkasnya.
(adi/adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Politik
Bupati Kasmarni Terima Audiensi dan Silaturahmi Ketua Bawaslu Bengkalis
-
Politik
Ini Nomor Urut Parpol 2024 yang Wajib Kalian Ketahui
-
Politik
KPU Tingkatkan Partisipasi Pemilih Lewat Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan
-
Politik
Bawaslu Bengkalis Uji Petik Sejumlah Data Pemilih 2021
-
Politik
Hasil Pleno KPU Dumai, Paisal-Amris Pemenang Pilkada Dumai
-
Politik
Kapolda Riau Minta Penyelenggaraan Pilkada Kedepankan Prokes Covid-19

