KPU Kepulauan Meranti Gelar Bimtek Sidalih kepada PPK
Senin, 15 Juni 2015 20:24 WIB
MERANTI - Demi mematangkan tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Kepulauan Meranti, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar bimbingan teknis (bimtek) Sistem Pemutakhiran Data Pemilih (Sidalih), Senin (15/6/2015).
Kegiatan yang digelar di Ballroom Hotel Grand Meranti tersebut, dikhususkan bagi 45 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dari 9 Kecamatan se-Kabupaten Kepulauan Meranti.
Ketua KPU Kepulauan Meranti, Yusli SE, mengatakan bahwa Bimtek ini sangat penting dilakukan, karena ini merupakan tahapan awal untuk pelaksanaan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati.
"Ini merupakan kegiatan yang sangat penting, dan dari kegiatan ini dapat memberikan pemahaman yang baru nantinya," ucapnya.
Diterangkan Yusli, hingga saat ini Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) masih berada di pusat dan belum diserahkan ke masing kabupaten kota.
"Dijadwalkan pada 24 Juni mendatang data tersebut baru diserahkan ke masing-masing Kabupaten/Kota, dan pada tanggal 24 Juni baru bisa dimutakhirkan hingga 30 September," terang Yusli.
Lebih jauh, Dikatakannya, Pemerintah Daerah (Pemda) Kepulauan Meranti menginginkan agar diadakan paling tidak 100 TPS, namun keterbatasan anggaran, Meranti belum tentu bisa memenuhi itu. Tetapi, lanjut Yusli, KPU akan berusaha memenuhi paling tidaknya separuh dari itu.
"Saya harapkan teman-teman yang sudah pernah menjadi PPK agar dapat merangkul temannya yang baru. Dan diharapkan juga nantinya tidak ada DPT 1 dan DPT 2," tutupnya.
(fan/fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Politik
Bupati Kasmarni Terima Audiensi dan Silaturahmi Ketua Bawaslu Bengkalis
-
Politik
Ini Nomor Urut Parpol 2024 yang Wajib Kalian Ketahui
-
Politik
KPU Tingkatkan Partisipasi Pemilih Lewat Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan
-
Politik
Bawaslu Bengkalis Uji Petik Sejumlah Data Pemilih 2021
-
Politik
Hasil Pleno KPU Dumai, Paisal-Amris Pemenang Pilkada Dumai
-
Politik
Kapolda Riau Minta Penyelenggaraan Pilkada Kedepankan Prokes Covid-19

