KPU Sedang Input Data Pileg, PLN Dumai Matikan Listrik
Rabu, 16 April 2014 16:53 WIB
DUMAI - Tindakan PLN melakukan pemadaman secara tiba-tiba ketika proses perhitungan suara berlangsung dianggap sebagai pengkacau terhadap proses Pemilu legislatif 2014.
Mengingat, akibat pemadaman, Staf Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Dumai lagi menginput data yang sudah masuk. Dengan kejadian ini tentunya jadi terhambat sehingga membutuhkan waktu untuk melakukan perhitungan.
"Akibat pemadaman lampu, proses perhitungan suara jadi kacau. Waduh, gimana ini PLN, kita kan sudah menyurati mereka agar tidak melakukan pemadaman secara mendadak seperti ini," ujar Ketua KPU Dumai Darwis, Rabu (16/4/14).
Pihaknya pun langsung menelepon petugas PLN mempertanyakan kenapa tiba-tiba listrik mati. Sedangkan PLN sudah berjanji jika ada pemadaman petugas PLN sudah mengoperasikan genset yang disediakan di sekretariat KPU.
"PLN janji, jika ada pemadaman, dia akan stanbykan orangnya untuk mengurus genset. Dia menyatakan tidak bisa berbuat jika terjadi bencana alam. Ini kan tidak bencana alam sebagaimana yang disampaikan pihak PLN," ujar Zahedi, Sekretaris KPU mendampai Ketua KPU Dumai.
Dikatakan dia, kalau memang mau ada pemadaman harunsnya didahului dengan informasi, apalagi saat itu hajatan nasional sementara dilakukan. Jadi PLN harus bisa menjaga jangan sampai lampu padam biar tidak menimbulkan masalah.
"Ini bisa kacau kita. Staf lagi menginput data yang sudah masuk. Bagaimana ini Pak, bisa tak selesai ni kerja kita untuk melakukan penginputan data yang masuk," ujar Ketua KPU Dumai Darwis kepada Sekretarisnya Zahedi.***(din)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

