• Home
  • Politik
  • Legislator Bengkalis Agendakan Hearing Soal Pembangunan Gedung Daerah Rp86 Miliar

Legislator Bengkalis Agendakan Hearing Soal Pembangunan Gedung Daerah Rp86 Miliar

Kamis, 05 Mei 2016 12:43 WIB
BENGKALIS - Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkalis Syahrial ST, mengatakan bahwa DPRD sudah mengagendakan untuk Hearing masalah Pembangunan yang sudah dilaksanakan pada tahun 2015.

Salah satunya termasuk Pembangunan Gedung Daerah yang menelan Anggaran pendapatan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp 86 Milyar.

Menurutnya  masih ada pembangunan yang sudah dilaksanakan, tetapi ditemukan dalam pelaksanaannya tidak sesuai dengan yang diinginkan, misalnya dibangun asal jadi yang tidak mengutamakan mutu bangunan tersebut.

"Kami memang sudah mengagendakan akan memanggil pihak terkait dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan pihak terkait lainnya untuk minta penjelasan sejauh mana hasil dari pembangunan yang sudah dilakukan, karena pembangunan itu, menjadi sorotan masyarakat terhadap bangunan yang dibuat tidak sesuai dengan standar yang baik," tegas Syahrial Rabu (4/05/2016).

Lanjut Syahrial pembangunan gedung daerah Bengkalis yang terletak di Jalan Ahmad Yani atau tepatnya disamping lapangan Tugu, mendapat sorotan dari kalangan masyarakat. Pasalnya gedung tersebut informasinya sudah menelan biaya Rp 86 milyar, namun sampai saat masih dikerjakan.

Seperti dikatakan salah seorang mantan anggota DPRD Bengkalis periode 2004-2009 Irwansyah, kondisi bangunannya seperti bangunan lama yang tidak terurus. 

Kaca-kaca sudah ada yang pecah, cat di bangunan gedung seperti mengelupas serta banyak lagi kejanggalan yang terlihat dari luar maupun dalam gedung tersebut.

Bahkan proyek gedung daerah itu sudah lima tahun dikerjakan dengan system reguler, tapi sampai akhir tahun 2015 lalu masih juga belum selesai 100 persen.

"itu pekerjaan yang sangat mubazir. Penganggaran pembangunan gedung daerah itu sendiri sudah dimulai sejak zaman bupati Syamsurizal, tetapi belum dikerjakan," jelasnya. 

"Barulah pada masa bupati Herliyan Saleh dilaksanakan pekerjaan fisiknya, dan hampir enam tahun berjalan tapi tak kunjung tuntas dan kualitas pekerjaan yang dilaksanakan rekanan sangat amburadul,"ungkap Irwansyah.
 
Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) H. M. Nasir ketika dikonfirmasi, Rabu (4/05/2016) menyebutkan untuk pembangunan gedung daerah tersebut memang masih dikerjakan untuk tahap akhir, dan pengerjaannya masih berlanjut.

"Pembangunannya memang masih berlanjut, untuk tahun 2016 ini merupakan tahun terakhir," tutup Nasir singkat.

(der/der)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar