• Home
  • Politik
  • Mantan DPRD Rohil Diminta Kembalikan Mobil Dinas

Mantan DPRD Rohil Diminta Kembalikan Mobil Dinas

Kamis, 02 Oktober 2014 19:12 WIB

BAGANSIAPIAPI - Bupati Rohil Suyatno sedikit kaget ketika ditanyakan awak mediatentang mobil dinas yang di pakai mantan anggota DPRD Rohil Priode 2009-2014 apakah sudah dikembalikan ke Pemkab melalui Sekteratiar DPRD Rohil.

Dengan santai H Suyatno menyebutkan akan berkoordinasi dengan Bagian Perlengkapan Setdakab Rohil dan Sekwan DPRD Rohil. "Soal Mobil Dinas mantan anggota dewan nanti saya akan koordinasikan dengan Bagian Perlengkapan termasuk juga ke Sekwan DPRD," jawabnya.

"Nanti akan kita surati yang bersangkutan dan ada proseduralnya, akan kita cek ke Sekwan, apakah sudah ada yang mengembalikan. Ini butuh proses dan waktu," kata Bupati Rohil mengaku dirinya harus menepis prasangka buruk publik soal mobil dinas tersebut.

Sebelumnya LSM Tikor melalui Ketuanya Hermanto SH menghimbau agar mantan anggota DPRD Rohil sebagai pemagang kenderaan operasional dinas agar mengembalikan kepada Pemkab Rohil. Karena, kendaraan operasional itu akan difungsikan anggota dewan yang baru.

"Kemarin sudah banyak di publikasi media, dihimbau kepada seluruh mantan anggota dewan untuk segera mungkin mengembalikan mobil dinas tersebut. Dengan dikembalikan mobdin itu tentu bisa menghemat anggaran dan tidak ada pembelian baru," kata Hermanto SH.

Informasi yang berhasil dirangkum, terlihat mantan anggota DPRD Rohil Priode 2014-2019 masih banyak yang menguasai kendaraan dinas. Parahnya lagi, mantan dewan itu juga tidak peduli dengan gencarnya sorotan media.

"Biasa kita pakai apa adanya asal masuk kantor, soal kenderaan dinas, nocment. Itu sepenuhnya Sekretariat yang tahu dan memakluminya," ungkap seorang narasumber di lingkungan DPRD Kabupaten Rokan Hilir itu.

Kenderaan operasional yang semestinya berplat merah sebagaimana layaknya, ada yang sudah di tukar dengan plat hitam (pribadi) bahkan di bawa begitu saja usai menjadi wakil rakyat.

"Kabar yang kami dengar tak ada lagi nopol khusus atau pribadi dan tak dikeluarkan Polisi lagi, selayaknya harapan kita dikembalikan agar di mamfaatkan anggota dewan yang baru," kata Ucok (39), warga Bagansiapiapi. (Yan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Politik
Komentar