APBDP Riau 2015 Disahkan Rp11,378 Triliun
Muhammad Adil Banting Microfon dan Pilih Keluar dari Paripurna DPRD Riau
Selasa, 17 November 2015 11:30 WIB
PEKANBARU - Rapat Paripuna DPRD Riau dengan agenda pengesahan APBD perubahan 2015 yang dilaksananakan, Senin (16/11/15) malam di Ruang Rapat Paripuna DPRD Riau, berlangsung panas.
Hal ini terlihat ketika Muhammad Adil, anggota DPRD Riau dari Hanura membanting mikropon yang ada di mejanya dan pilih keluar ruangan rapat karena interupsinya terkait bantuan keuangan pemerintah Provinsi Riau tidak digubris pimpinan rapat.
"Saya kecewa dengan paripurna kali ini. Padahal saya akan tanyakan dalam paripurna tentang bantuan keuangan provinsi untuk kabupaten/kota, ternyata interupsi saya tidak didengar pimpinan rapat," kata Muhammad Adil kepada wartawan usai meninggalkan ruang paripurna.
Dijelaskannya, saat rapat Badan Anggaran DPRD Riau dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Riau beberapa hari yang lalu, ia sempat mempertanyakan hal ini dengan TAPD, tapi TAPD tidak bisa menjawabnya.
"Bantuan keuangan itu besar lo mas, Rp 2 triliun. Makanya tadi saya mau tanyakan, alokasi anggaran itu ke mana saja, tiap kabupaten/kota mendapatkan porsi berapa. Ini kesannya ada yang ditutupi dan terkesan ada upaya pembohongan publik," ungkapnya.
Sebagai salah seorang wakil rakyat, ia tidak ingin di kemudian hari terjadi pelanggaran hukum terkait bantuan keuangan ini, apalagi hal ini berkaitan dengan DPRD Riau selaku lembaga yang mengesahkannya.
"Kita tidak mau ada masalah di kemudian hari, kita tidak mau DPRD dicap tukang stempel. Saya akan terus kejar persoalan ini," jelasnya. Hingga berita ini diturunkan, proses pengesahan APBD Perubahan 2015 masih berlangsung kendati tanpa kehadiran Muhammad Adil.
APBDP Riau 2015 Disahkan Rp11,378 Triliun
Meski diwarnai hujan interupsi, wakil rakyat DPRD Riau akhirnya sahkan APBD Perubahan 2015 dalam rapat paripurna yang berlangsung Senin malam (16/11/15). Total anggaran yang disahkan yakni Rp11,387 triliun atau naik 6,59 persen dari total APBD Murni Rp10,7 triliun.
Belanja Tidak Langsung dalam APBD Perubahan mengalami kenaikan, dari Rp4,402 triliun dalam APBD Murni menjadi Rp6,906 triliun atau naik sekitar 56,89 persen. Belanja Langsung dalam APBD Perubahan mengalami penurunan, dari Rp6,28 triliun dalam APBD Murni, menjadi Rp4,481 triliun atau berkurang sekitar 28,66 persen.
Pendapatan Daerah juga mengalami penurunan
dari sebelumnya Rp8,71 triliun dalam APBD Murni menjadi Rp7,407 triliun atau berkurang sekitar 15,07 persen. Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah bertambah sebesar Rp2,863 miliar atau 0,33 persen di APBD Murni Rp868,8 miliar menjadi Rp871,71 miliar. Pembiayaan daerah sebesar Rp3,98 triliun yang merupakan dari SiLPA (Sisa Lebih Penggunaan Anggaran).
Usai rapat paripurna, Sunaryo, Wakil Ketua DPRD Riau yang juga memimpin paripurna mengatakan, DPRD Riau sangat berharap pemerintah Provonsi Riau bisa menjalankan segala kegiatan yang tercantum dalam APBD Perubahan 2015.
"Kita tidak ingin SiLPA tahun depan meningkat dari tahun ini karena banyak anggaran yang tidak bisa dilaksanakan. Sudah saatnya SKPD fokus mengerjakan apa yang sudah disahkan dalam APBD Perubahan," ungkap politisi PAN ini.
Sementara itu, Arsyadjuliandi Rachman, Plt Gubernur Riau mengucapkan terima kasih kepada DPRD Riau yang susah payah membahas sekaligus mengesahkan APBD Perubahan 2015. Sebagai pengguna anggaran, pihaknya akan menyiapkan berbagai langkah agar kegiatan yang ada dalam APBD Perubahan bisa terlaksana.
"Kita tetap optimis dan yakin realisasi anggaran tahun ini bisa meningkat dari tahun lalu. Sejumlah tekhnik untuk itu twngah kita persiapkan," tutup Plt ketua DPD I Golkar Riau ini.
(rdk/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Politik
Ketua Pansus Sebut Deadline Penyelesaian RTRW Riau Belum Sampai Sebulan
-
Politik
Pansus RTRW Riau Tidak Akomodir Kepentingan Perusahaan
-
Politik
Hearing Empat Kabupaten, Pansus RTRW Riau Beberkan Perubahan
-
Politik
DPRD Riau Targetkan KUA PPAS Dibahas Agustus 2017
-
Politik
Ketua Pansus RTRW Riau Bantah Usulkan Tambahan Kawasan Hutan Diputihkan
-
Politik
Koordinator Pansus RTRW Riau Heran Ada Penambahan Lahan untuk Diputihkan

