• Home
  • Politik
  • Ogah Tanggapi Pendemo, Bupati Inhu Yopi Pilih Fokus Bekerja

Ogah Tanggapi Pendemo, Bupati Inhu Yopi Pilih Fokus Bekerja

Selasa, 11 Februari 2014 11:03 WIB

RENGAT - Di tengah tuntutan yang dibarengi aksi demo terkait dugaan asusila, Bupati Indragiri Hulu (Inhu) Yopi Arianto akhirnya menegaskan, bahwa dirinya tidak terpengaruh dengan berbagai aksi sekelompok massa dan gerakan politik yang ingin menjatuhkan dirinya. 

Ia lebih memilih fokus bekerja agar roda pemerintahan dan pembangunan berjalan baik. Penegasan Bupati Yopi ini disampaikan terkait tuduhan skandal yang menyangkut namanya, kepada wartawan, Senin (10/2/14). 

“Saya tidak akan menanggapi rapat pleno di DPRD Inhu hari ini. Silakan saja, karena itu hak politik mereka. Tapi, rakyat Inhu kan sudah tahu di balik semua persekongkolan politik ini, tujuannya untuk menjatuhkan saya dari kursi Bupati Inhu," tegasnya. 

Diungkapkanya, saat ini ia lebih fokus mengurusi rakyat dengan mengunjungi pelosok desa serta berada di tengah masyarakat untuk menampung dan menyerap aspirasi secara langsung untuk lebih memahami kehendak masyarakat. 

"Kalau mau berbicara tentang program pembangunan masyarakat dan daerah Inhu, pasti akan saya ladeni berhari-hari. Sebab, saat ini saya lebih memfokuskan pada pelaksanaan pembangunan di setiap desa di Inhu. Dan, program-program pembangunan tersebut sudah berlangsung, terlaksana, dan akan terus ditingkatkan lagi,” ungkapnya. 

Ditambahkannya, ia juga tidak perlu berlebihan menanggapi isu yang kini mencuat tentang pribadinya, sebab pada 2014 ini ada dua agenda penting nasional yang akan dilaksanakan dan harus disukseskan penyelenggaraannya. 

Dimana sebagai kepala daerah yang merupakan perpanjangan tangan dari Pemerintah Pusat, harus bertanggung jawab penuh terhadap suksesnya penyelenggaraan agenda nasional, yang terdiri dari Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif 2014 dan Pemilihan Presiden/Wakil Presiden (Pilpres) periode 2014-2019. 

“Pemilu Legislatif akan digelar sekitar dua bulan lagi, tepatnya 9 April. Menyusul 9 Juli digelar Pilpres. Dua agenda tersebut menyangkut kepentingan rakyat, bangsa dan negara. Sebagai kepala daerah, mempunyai kewajiban agar pelaksanaannya di Inhu dapat terselenggara dengan baik," tandasnya. 

Selain itu, sebagai Ketua DPD Partai Golkar Inhu, ia juga harus bekerja semaksimal mungkin untuk kepentingan partai yang dinakhodainya saat ini. 

“Jadi, kalau ditanya kenapa diam selama ini, ya karena saya tetap fokus dan tetap mengedepankan kepentingan rakyat, bangsa dan negara tercinta ini. Bahkan, khusus untuk kepentingan daerah, berbagai program pembangunan masyarakat dan pedesaan di seluruh daerah di Inhu semakin kita tingkatkan,” jelasnya. *** (guh)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Politik
Komentar