Panwas Selidiki Laporan Dugaan Ijazah Palsu Balon Wabup Rohil
Sabtu, 15 Agustus 2015 17:42 WIB
ROKAN HILIR - Panwas Rokan Hilir menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan ijazah palsu milik salah satu balon wabub. Namun, kebenaran laporan tersebut masih diragukan, dan diperlukan pembuktian.
"Memang ada masyarakat yang melapor ke Panwas. Melaporkan salah satu pasangan bakal calon Wakil Bupati yang diduga menggunakan ijazah Paket C palsu," ungkap Jaka Abdillah Ketua Panwas Rokan Hilir, Jum'at (14/8/15).
Dari hasil pemeriksaan terhadap si pelapor, Panwas meragukan kebenaran laporan tersebut karena si pelapor tidak mampu menunjukkan dimana letak dari tuduhan yang disebutkan, maka dari itu kita minta agar si pelapor melengkapi laporannya dan juga membawa saksi dan bukti lainnya.
"Untuk sementara laporannya kita terima dulu dan langsung kita buatkan laporannya dan tanda terima laporan," terang Ketua PWI Rokan Hilir ini.
Selanjutnya Panwas melakukan kajian dan memutuskan Kamis (13/8/15) malam, mengirimkan anggotanya ke Medan untuk menelusuri ijazah tersebut kepada pihak-pihak terkait seperti lembaga pendidikan yang mengeluarkan ijazah dan Dinas Pendidikan Kota Medan.
Panwas juga akan meminta KPU untuk dapat menunjukkan berkas persyaratan calon Wakil Bupati milik salah satu pasangan bakal calon yang diduga palsu tersebut.
"Karena berkas yang kita miliki hasil foto dan kurang jelas maka dengan melihat berkasnya di KPU nanti bisa kita bandingkan, meskipun untuk mengetahui apakah ijazah tersebut asli atau palsu harus ada keterangan resmi dari pihak yang mengeluarkannya," pungkas Jaka.
(yan/yan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Politik
Bupati Kasmarni Terima Audiensi dan Silaturahmi Ketua Bawaslu Bengkalis
-
Politik
Ini Nomor Urut Parpol 2024 yang Wajib Kalian Ketahui
-
Politik
KPU Tingkatkan Partisipasi Pemilih Lewat Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan
-
Politik
Bawaslu Bengkalis Uji Petik Sejumlah Data Pemilih 2021
-
Politik
Hasil Pleno KPU Dumai, Paisal-Amris Pemenang Pilkada Dumai
-
Politik
Kapolda Riau Minta Penyelenggaraan Pilkada Kedepankan Prokes Covid-19

