Panwaslu Kepulauan Meranti Tak Lakukan Rekrut 2000 Relawan
Sabtu, 14 Desember 2013 13:58 WIB
SELATPANJANG - Memang secara garis besar Program Bawaslu RI adalah setiap Kabupaten Kota se Indonesia diminta untuk menyiapkan sekitar 2000 relawan pengawas Pemilu Legislatif (Pileg) April 2014 mendatang.
Namun ada beberapa Kabupaten Kota yang tidak akan mengikutinya termasuk Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau.
Sebagaimana diungkapkan Syaferdi Divisi Pengawasan Panwaslu Kabupaten Kepulauan Meranti, ketika ditemui sejumlah awak media, Jumat (13/12/2013) sore.
"Memang secara garis besar setiap kabupaten kota harus menyiapkan 2000 orang relawan, tapi itu untuk standar kabupaten kota yang besar," kata Syaferdi kepada GoRiau.com.
Ditambahkan Syaferdi, Bawaslu RI mempunyai target 1 juta relawan untuk mengawasi Pileg 2014, dimana Indonesia memiliki kabupaten kota sekitar 500 kabupaten kota, untuk itu diperkirakan setiap kabupaten kota harus merekrut sekitar 2000 relawan.
Sedangkan menurut Syaferdi, di Kabupaten Kepulauan Meranti sendiri tidak akan dipenuhi target 2000 relawan itu karena jumlah TPS di Kepulauan Meranti sendiri hanya sekitar 494 TPS. Panwas hanya menargetkan 1 relawan untuk 1 TPS saja.
"Kalau di kabupaten kota besar mungkin sekitar 2000 relawan. Kalau kita 1 orang relawan untuk 1 TPS untuk bisa mengawasi, itu saja sudah bagus. Kalau kita rekrut 2000 relawan, sementara TPS kita hanya 494, itu pasti berlebih," katanya lagi.
Syaferdi juga mengungkapkan, Panwas Kepulauan Meranti sendiri menargetkan akhir Desember ini pengrekrutan sudah selesai. Sehingga mereka lebih fokus ke Bimtek untuk relawan ini saja.
"Akhir Desember kita targetkan selesai pengrekrutat. Yang terpentingkan mereka butuh bimbingan seperti apa tugas mereka setelah didaftarkan menjadi relawan," ujar Syaferdi lagi.
Sebelumnya 2 Anggota Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan dan Fitri Heriyanti, ketika ditemui di Pekanbaru mengatakan Bawaslu telah memprediksi akan terjadi banyak pelanggaran di Pileg 2014 mendatang.
Untuk itu direkrut relawan dari kalangan pelajar, dan akademika sebab pelajar (siswa pemilih pemula dan mahasiswa) mempunyai banyak waktu.***(mus/grc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

