• Home
  • Lingkungan
  • Pemkab Kepulauan Meranti Gesa Gerakan Penanaman 1 Milyar Pohon

Pemkab Kepulauan Meranti Gesa Gerakan Penanaman 1 Milyar Pohon

Sabtu, 14 Desember 2013 14:05 WIB

SELATPANJANG - Pemerintah Provinsi Riau bersama Pemerintah Kabupaten Meranti, terus mengesa akan gerakan penanaman 1 miliar pohon. 

Seperti dilakukan Sekda Pemprov Riau Zaini Ismail didampingi Bupati Kepualauan Meranti Irwan Nasir, melakukan pencanangan gerakan penanaman 1 milyar pohon yang dipusatkan di Desa Bokor, Kecamatan Rangsang Barat, yang dihadiri oleh  seluruh Kepala daerah Kabupaten/Kota se Provinsi Riau serta sejumlah SKPD Kabupaten Meranti, dan Ketua DPRD Meranti Hafizoh.

Pada pencangan tersebut melibatkan ribuan masyarakat dengan tujuan untuk menyadarkan pentingnya lingkungan hidup yang rindang dan asri. Disamping itu  agar turut membrikan konstribusi nyata dalam upaya penyelamatan kerusakan lingkungan. 

Sebagai bentuk komitmennya, Pemerintah telah menetapkan tanggal 28 November sebagai Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan bulan Desember sebagai Bulan Menanam Nasional. 

"Jadi penanaman satu miliar pohon ini sejak tahun 2011 lalu yang merupakan gerakan nyata penanaman pohon secara massal yang bertujuan, pertama untuk menambah tutupan lahan dan mencegah terjadinya bencana banjir dan longsor," katanya melanjutkan. 

Kedua, konservasi keanekaragaman hayati, ketiga, penyerapan karbon di atmosfir untuk pencegahan dampak perubahan iklim dan keempat, mendukung pembangunan ketahanan pangan, energi, dan ketersediaan air untuk kesejahteraan masyarakat. 

Demikian disampaikan Sekda Provinsi Riau Zaini Ismail seusai meresmikan gerakan  penanaman 1 milyar pohon Kabupaten Kepulauan Meranti. 

Menurutnya, kekuatan geologis yang mengakibatkan berbagai fenomena alam diberbagai wilayah dinegeri ini, telah mendekatkan berbagai potensi sumber daya alam tambang ke atas permukaan bumi. 

Potensi sumber daya ala mini, tentunya menjadi satu potensi kekayaan alam yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pembangunan dalam upaya mensejahterakan masyarakat. 

Sebagai salah satu daerah pengahasil tambang Riau, memiliki komitmen untuk memaksimalkan pengelolaan sumber daya tambang tersebut. 

Demikian juga dengan Meranti, kata dia selama ini daerah ini hanya diperkirakan memiliki potensi tambang minyak. Namun dengan bebagai fenomena alam sebagai dampak kekuatan geologis, dari dalam perut bumi Meranti ternyata memiliki berbagai potensi kekayaan tambang, tidak hanya minyak. 

Perut bumi Meranti ternyata memiliki potensi tambang gas yang sekarang sudah dimanfaatkan untuk pembangkit energy listrik masyarakat. Selain itu, perut bumi Meranti juga memiliki potensi kekayaan bahan tambang bijih timah yang akan segera diproduksi. 

"Masyarakat Meranti, patut dan harus bersyukur dengan segala potensi kekayaan alam dan tambangnya. Pengelolaahan potensi alam dan bahan tambang ini, tentunya akan membuka tutupan lahan dipermukaan bumi," katanya. 

Untuk itu, sebagai konsekuensi dalam menjaga kelestarian alam, seluruh elemen masyarakat Meranti harus bahu membahu melakukan penanaman pohon melalui gerakan penanaman 1 milyar pohon. 

"Hal ini sangat penting agar tanah tidak menjadi rusak tanpa penutup vegetasi yang menjadi sarana pelindungnya," bebernya saat menghadiri penanaman pohon di Kepulauan Meranti.

Untuk itu, Pemerintah Propinsi Riau mendukung penuh upaya Pemkab Kepulauan Meranti dalam merealisasikan gerakan penanaman satu milyar pohon. 
Selain itu, komitmen Pemkab Kepualuan Meranti dalam upaya melestarikan Ruang Terbuka Hijau (RTH) mangrove di kawasan pesisir pantai, sungai dan Selat harus terus dipertahankan. 

Upaya ini tidak hanya sebagai bentuk pelestarian estuaria perairan, mencegah abrasi yang paling penting pelestarian RTH mangrove ini merupakan salah satu bentuk kebijakan Pemkab Meranti dalam mencegah pemanasan global menyerap CO2. ***(mus/wal/hkc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar