• Home
  • Politik
  • Panwaslu Pelalawan Tandatangani MoU dengan OMS

Panwaslu Pelalawan Tandatangani MoU dengan OMS

Rabu, 22 Januari 2014 17:07 WIB

PANGKALANKERINCI - Panwaslu Kabupaten Pelalawan melaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) yang ada di Kabupaten Pelalawan, di Kantor Sekretariat Panwaslu Pelalawan, Rabu (22/1/14). Tujuan MoU ini adalah untuk menciptakan pelaksanaan Pemilu yang jujur dan adil.

Pada kesempatan tersebut, sejumlah OMS yang memberikan komitmennya untuk ikut serta dalam pengawasan Pemilu 2014 adalah Akademi Komunitas Pelalawan (AKNP), SMAN 1 Pangkalan Kerinci, Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Pelalawan (Hipmawan), Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pelalawan dan Persatuan Wartawan Indonesai (PWI) Pelalawan serta dihadiri seluruh Panitia Pengawas Pemilu kecamatan se-Kabupaten Pelalawan.

Sebelum penandatanganan MoU itu, Ketua Panwaslu Pelalawan Padapotan Marpaung menjelaskan, pembentukan kelompok kerja pengawasan pemilu merupakan kebijakan dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pusat, yang harus ditindaklanjuti oleh pengawas pemilu di daerah.

Guna mengawasi jalannya pesta demokrasi yang dijadwalkan akan digelar 9 April mendatang, Bawaslu Pusat telah melaksanakan Gerakan Satu Juta Relawan Pengawas Pemilu. Sedangkan untuk Provinsi Riau telah menargetkan sekurang-kurangnya akan melibatkan 22 ribu relawan pemantau pemilu yang terdiri dari organisasi masyarakat dan pemilih pemula.

"Sementara untuk Kabupaten Pelalawan ini, kita menargetkan dapat merekrut 1.200 relawan, yang nantinya setiap TPS akan ditempatkan dua relawan mengawasi pelaksanaan Pemilu di tiap TPS," katanya.

Dalam melaksanakan pegawasan itu, lanjutnya, para relawan akan diberikan pembekalan berupa bimbingan teknis (bimtek) yang diberikan oleh anggota Panwaslu. Dan dipilihnya para pelajar tingkat SMA dan mahasiswa untuk mengawasi jalannya Pemilu ini dikarenakan mereka merupakan pemilih pemula serta belum terkontaminasi oleh politik praktis. "Mereka ini adalah relawan murni, karena mereka belum mengenal politik secara lebih dalam, begitu juga dengan mahasiswa," tandasnya.

Walaupun penandatnganan MoU diwakili Kepala SMAN 1 Pangkalan Kerinci, namun Ketua Panwaslu Kabupaten Pelalawan mengharapkan sikap pro aktif dari Pengawas Pemilu Kecamatan (PPK) untuk merekrut relawan dari pelajar-pelajar di kecamatan untuk ikut berpartisipasi menciptakan Pemilu yang jujur dan adil. "Maka kita undang kawan-kawan dari PPK di setiap kecamatan untuk hadir pada kesempatan ini, sikap pro aktif kawan-kawan sangat diharapkan untuk merekrut sebanyak-banyaknya relawan pengawas Pemilu, minimal dua orang relawan untuk satu TPS," harapnya.

Sementara itu, Direktur AKNP Muktarius mengapresiasi Panwaslu yang melibatkan semua komponen masyarakat menciptakan Pemilu yang demokratis, luber dan jurdil. Prinsipnya, pemilu yag yang berakhir demokratis, luber dan jurdil merupakan tanggung jawab bersama. "Soalnya, masa depan kita lima tahun ke depan ditentukan oleh pemilu yang kita laksanakan dalam waktu dekat ini," tegasnya.

Ditambahkannya, selain itu adanya relawan pemilih pemula pada Pemilu 2014 ini, diharapkan dapat menjadi wadah pendidikan politik dan memperkenalkan Bawaslu kepada pelajar dan mahasiswa sebagai pemilih pemula. Karena pada intinya, kesediaan masyarakat mendukung kerja-kerja pengawasan yang dilakukan lembaga tersebut menunjukkan sikap peduli atas masa depan bangsa.***(feb)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Politik
Komentar