Pengitung Waktu Tak Kelihatan, 5 Paslon Agak Gagap Sampaikan Visi-Misi
Minggu, 05 Februari 2017 13:21 WIB
PEKANBARU - Debat kandidat pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru periode 2017-2022 yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, Sabtu (4/1/17) kemarin terkesan kurang greget.
Debat Publik yang diikuti 5 pasangan calon (Paslon) Walikota ini hanya disiarkan langsung oleh stasiun televisi lokal swasta dan radio pemerintah ini agak tersendat dikarenakan penghitung waktu yang dijadikan acuan durasi bagi masing masing Paslon.
Di samping waktu yang beberapa kali mengalami error, juga penempatan layarnya berada di belakang 5 Paslon Walikota. Sehingga pengguna waktu oleh masing-masing Paslon tidak berjalan secara maksimal.
Masing-masing Paslon hanya berpedoman dari MC debat yang dipandu presenter Zilvia Iskandar. Akibatnya, ada beberapa detik waktu yang tersisa tidak termanfaatkan untuk menyampaikan Visi dan Misi Paslon.
"Mestinya penempatan layar waktu ada satu berada depan posisi duduk lima Paslon. Sehingga ada pedoman bagi Paslon dalam menggunakan waktu menyampaikan Visi dan Misi atau pun menjawab pertanyaan," tutur seorang Timses.
Debat kandidat diikuti 5 Paslon Walikota, yakni nomor urut (1) Syahril-Said Zohrin, (2) Herman Nazar-Deviwarman, (3) Firdaus-Ayat Cahyadi, (4) M Ramli Walid-Irvan Herman dan (5) Dastrayani Bibra-Said Usman Abdullah.
(rdk/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Politik
Bupati Kasmarni Terima Audiensi dan Silaturahmi Ketua Bawaslu Bengkalis
-
Politik
Ini Nomor Urut Parpol 2024 yang Wajib Kalian Ketahui
-
Politik
KPU Tingkatkan Partisipasi Pemilih Lewat Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan
-
Politik
Bawaslu Bengkalis Uji Petik Sejumlah Data Pemilih 2021
-
Politik
Hasil Pleno KPU Dumai, Paisal-Amris Pemenang Pilkada Dumai
-
Politik
Kapolda Riau Minta Penyelenggaraan Pilkada Kedepankan Prokes Covid-19

