Pj Gubri Lantik Abdul Latif Jadi Plt Kaban Penghubung di Jakarta
Sabtu, 04 Januari 2014 10:19 WIB
JAKARTA - Penjabat Gubernur Riau Djohermansyah Djohan melakukan silaturahmi dengan pejabat Badan Penghubung Provinsi Riau dan sekaligus serah terima jabatan dan pelepasan Kepala Badan Penghubung Riau Tarmizi Natar Nasution yang memasuki masa pensiun, kepada pelaksana tugas (Plt) Abdul Latif.
Acara sendiri bertempat di Anjungan Provinsi Riau di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Jumat (3/1/14) sore. Tarmizi Natar Nasution yang akan memasuki masa pensiun mengatakan, masih banyak hal dan persoalan yang dihadapi Badan Penghubung Riau Jakarta ke depan.
"Selama memimpin badan ini kurang lebih 5 tahun, saya terus-terang melihat beberapa persoalan strategis yang harus dibenahi, seperti kurangnya SDM. Maka ke depan ini perlu menjadi perhatian," kata Tarmizi Natar Nasution saat memberikan kata sambutan perpisahan.
Tarmizi Natar juga tak lupa meminta maaf kepada semua pihak dan PNS atas kesalahan dan kekhilafan yang dia perbuat selama menjadi Kaban Penghubung Riau Jakarta.
"Selama lima tahun menjabat sebagai Kaban, pasti banyak kesalahan yang terjadi. Mohon kiranya dimaafkan," pintanya.
Abdul Latif sebagai Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Penghubung Riau mengatakan, kehadiran Pj Gubri tentunya mempunyai hakekat yang besar kepada Badan penghubung agar dapat lebih berkembang, maju dalam kinerjanya sebagai perwakilan Riau di Jakarta.
"Saya sebagai Asiten I Sekda Riau dan Pelaksana tugas, cukup banyak tugas yang harus diselesikan terkait konfik perbatasan antar daerah dan provinsi yang merupakan tugas saya juga sebagai Asisten I Sekda. Maka dengan keterbatasan waktu, saya akan menunjuk pelaksana harian," kata Abdul Latif.
Namun demikian, tambahnya, Plt ini merupakan tantangan yang harus dilaksanakan dengan kesabaran. "Tentunya kami tidak akan bisa melaksakan tugas tanpa bimbingan dan bantuan dari semua pihak, termasuk Pak Tarmizi Natar," sebutnya.
Sementara Pj Gubernur Riau Djohermansyah Djohan mengatakan, kedudukan Badan Penghubung sangat strategis dan penting bagi pemerintah Provinsi Riau, karena harus menjalin hubungan dengan Pemerintah Pusat. Tambahnya, ibarat di luar negeri, Badan Penghubung adalah KBRI-nya Nagara Indonesia.
"Mengapa saya harus datang ke sini, karena saya tahu Badan Penghubung Riau yang ada di Jakarta ini sangat penting dan strategis. Artinya, KBRI-nya negara atau pemerintah, perannya yang sangat penting dalam menjalin hubungan dengan pemerintah pusat baik nasional maupun intenasional dan urusan warga Riau yang ada di Jakarta," kata Djohermansyah Djohan.
Pj Gubri sangat menghargai tugas Tarmizi Natar sebagai Kepala Badan Penghubung selama lima tahun. "Saya mengharapkan kalau pun Pak Tarmizi tidak lagi di Badan Penghubung tapi terus memberikan masukan kepada badan ini agar lebih baik lagi," ujarnya.
Acara ini juga dihadiri Sekdaprov Riau Zaini Ismail, Kepala BKD Riau Surya Maulana, Kepala Biro Humas Pemprov Riau Fahmi dan pejabat eselon III dan IV dan perwakilan dari forum daerah-daerah se-Indonesia di TMII.***(jor)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

