Ratusan Warga Binaan Rutan Dumai Dapat Sosialisasi Pilkada Seretak 2015
Jumat, 21 Agustus 2015 11:10 WIB
DUMAI - Dalam rangka mensukseskan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak yang bakal dilaksanakan pada 9 Desember 2015 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Dumai mengadakan sosialisasi Pemilukada Dumai kepada narapidana di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas IIB Dumai, Jumat (21/8/15).
Ketua KPU Dumai Darwis, kepada awak media mengatakan bahwa kegiatan ini rangkaian dari suksesi helat pesta demokrasi lima tahun sekali di Kota Dumai. Sebagai lembaga penyelenggara pemilu, KPU mengajak warga binaan untuk bisa berpartisipasi dalam mensukseskan pelaksanaan Pilkada Serentak 2015.
"Meskipun mereka narapidana, tapi mereka juga memiliki hak sama seperti kita di luar tahanan. Sosialisasi ini sangat penting kita lakukan. Sehingga mereka (Napi.red) bisa ikut andil dalam menentukan kepala daerah yang akan bertarung di Pilkada Kota Dumai 9 Desember 2015 mendatang," ungkap Darwis, usai memberikan arahan sosialisasi.
Tidak itu saja, warga binaan ini sebagai warga negara berhak memberikan suaranya. Jadi sosialisasi itu tujuannya untuk memberikan rasa semangat bagi tahanan untuk ikut serta dalam Pilkada Serentak. "Sosialisasi ini juga untuk mengantisipasi terjadinya golput (Golongan Putih) bagi warga binaan di dalam Rutan," kata Ketua KPU Dumai.
Sementara Kepala Rutan Klas IIB Dumai Muhammad Lukman, menyambut baik sosialisasi Pemilukada Dumai yang diselenggarakan oleh KPU kepada ratusan warga binaannya. Sosialisasi ini diharapkan dia, bisa memberikan pemahaman tentang bagaimana dalam memberikan hak suara kepada calon kepala daerah peserta Pilkada Serentak.
"Kami menyambut baik kegiatan ini. Mudah-mudahan warga binaan yang kini sedang menjalani proses hukuman bisa ikut andil mensukseskan pelaksanaan Pilkada Serentak 2015. Dan mereka mengetahui tentang bagaimana dalam memberikan hak suara kepada calon yang akan dipilihnya kelak," ungkap Muhammad Lukman, kepada awak media.
Ketika disinggung jumlah warga binaan di Rutan sendiri, Lukman mengaku saat ini dalam kondisi kelebihan kapasitas atau over capacity. Data dari tanggal 17 Agustus 2015, warga binaan mencapai 764 orang. Padahal idealnya rutan tersebut dihuni oleh 265 warga binaan. Kelebihan kapasitas mencapai lebih dari dua kali lipat kapasitas hunian rutan.
"Akibat kelebihan kapastias ini tiap kamar mengalami jumlah membludak. Bila biasanya hanya dihuni belasan warga binaan. Kini harus dihuni hampir mencapai 50 orang. Bahkan jumlah warga binaan ini bisa saya pastikan akan bertambah jelang pelaksanaan Pilkada Kota Dumai berlangsung," tegas Muhammad Lukman.
(adi/adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Politik
Bupati Kasmarni Terima Audiensi dan Silaturahmi Ketua Bawaslu Bengkalis
-
Politik
Ini Nomor Urut Parpol 2024 yang Wajib Kalian Ketahui
-
Politik
KPU Tingkatkan Partisipasi Pemilih Lewat Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan
-
Politik
Bawaslu Bengkalis Uji Petik Sejumlah Data Pemilih 2021
-
Politik
Hasil Pleno KPU Dumai, Paisal-Amris Pemenang Pilkada Dumai
-
Politik
Kapolda Riau Minta Penyelenggaraan Pilkada Kedepankan Prokes Covid-19

