• Home
  • Politik
  • Terkait Mundurnya JA, Herliyan Bantah Isu Tak Harmonis

Terkait Mundurnya JA, Herliyan Bantah Isu Tak Harmonis

Kamis, 09 Januari 2014 20:07 WIB

BENGKALIS - Bupati Bengkalis H. Herliyan Saleh bantah isu yang berkembang terkait mundurnya Jamal Abdillah dari jabatan Ketua DPRD Bengkalis disebabkan ketidak harmonisannya hubungan eksekutif dengan legistatif.

Diakui Herliyan bahwa antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis tidak ada permasalahan sejauh ini,

"Tidak benar isu tak harmonis itu, apalagi menyebutkan tak adanya sinkronisasi antar eksekutif dan legislatif terkait penganggaran, bahkan saya telah memerintahkan seluruh kepala SKPD untuk segera menyelesaikan rancangan gunan mempercepat pembahasan APBD 2014 ini," Kata Bupati Bengkalis, Kamis (9/1).

Bupati Bengkalis menyatakan hubungannya dengan legislator tetap harmonis atau tidak ada permasalahan yang signifikan,  terkait pengunduruan diri ketua DPRD Kabupaten Bengkalis dari jabatannya,

Persoalan mundurnya Ketua DPRD menurut Bupati merupakan persoalan  internal dewan, namun demikian dia juga menyayangkan keterlambatan pembahasan APBD 2014 ini yang tidak selesai dilakukan hingga akhir desember 2013 sehingga berdampak kepada beberapa hal, salah satunya Kabupaten Bengkalis tidak menerima dana intensif dari pusat

“Bagi saya itu merupakan hal internal dewan, kita berharap proses pembahasan APBD Bengkalis untuk 2014 ini tetap berjalan sebagaimana mestinya dan jangan sampai apa yang telah diprogramkan terganggu,” kata herliyan.

Herliyan Saleh bahkan telah menginstruksikan kepada seluruh kepala SKPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Bengkalis untuk tidak keluar daerah, terkecuali ada izin darinya,  itu dilakukan agar melakukan pembahasan APBD 2014 ini berjalan tanpa hambatan

“Sejak Bulan November 2013 lalu saya sudah instruksikan kepada seluruh kepala SKPD agar tidak keluar daerah, supaya bisa menyelesaikan pembahasan APBD 2014, dan hubungan saya dengan ketua DPRD masih tetap seperti biasa dan biarlah waktu yang menentukan,” tutup Herliyan Saleh. (win)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Politik
Komentar