Timsel Calon KPU Dumai Dinilai Kurang Transparan
Senin, 10 Februari 2014 15:46 WIB
DUMAI - Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK) Dumai Barat, Dumai Riau harapkan Tim Seleksi (Timsel) Calon Komisioner KPU Kota Dumai, Riau melakukan pemilihan anggota lembaga penyelenggara pemilu tersebut berdasarkan kemampuan dan kapabilitas peserta.
Rahma, kepada pers di Dumai menyatakan, jika Timsel salah dalam memilih orang yang akan melaksanakan teknis dan administrasi penyelenggaraan pemilu, maka dikuatirkan petugas di kecamatan dan kelurahan akan menjadi kambing hitam atas kemungkinan kesalahan yang bisa saja terjadi.
"Sejauh ini kami sudah dilatih dan diberi pembinaan terkait penyelenggaraan pemilu tahap per tahap, dan supaya penyelenggaraan pemilu berjalan baik dan lancar, kami harapkan calon komisioner yang dipilih orang-orang yang paham dan mengerti dengan tata cara pelaksanaan pemilu," kata Rahma, Senin di Dumai.
Dia menyatakan, kekuatiran pihaknya terhadap calon komisioner yang tidak paham terhadap teknis dan penyelenggaraan pemilu ini sangat berdasar mengingat pelaksanaan pemungutan suara akan dilangsungkan pada April depan.
Akibat kesalahan memilih orang yang akan duduk di KPU Dumai, Rahma menyebutkan tidak siap untuk disalahkan nantinya oleh semua pihak karena PPK sudah jauh hari mengikuti pembekalan dan proses penyelenggaraan pemilu sesuai aturan dan mekanisme yang dibuat KPU.
Dia juga meminta Timsel KPU agar dalam bekerja selalu transparan dan tidak berpihak ke salah satu pihak peserta calon komisioner lembaga Pemilu ini agar pelaksanaan pesta demokrasi di Kota Dumai sukses dan kondusif.
"Jangan karena salah pilih orang, kami yang sudah mempersiapkan diri jauh hari malah disalahkan. Prinsipnya kami di lapangan bekerja atas petunjuk dan pembinaan komisioner KPU," ungkapnya.
Diketahui, Timsel calon komisioner KPU Dumai telah menetapkan 10 besar nama yang lolos penilaian untuk dipilih kembali 5 orang sebagai anggota defenitif.
Satu diantara 10 nama tersebut diketahui diisi oleh wajah lama, yakni Ahmad Rasyid yang kini masih aktif menduduki jabatan ketua KPU Dumai, sedangkan 2 orang lainnya yang ikut mencalonkan kembali, gugur berdasarkan penilaian oleh Timsel, yaitu Wan Akhyar dan Lis Hafrida.***(die)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

