Waka DPRD Riau Kecolongan Soal Temuan Plastik Sabu dan Bong
Rabu, 14 September 2016 17:07 WIB
PEKANBARU - Pasca temuan beberapa bungkusan plastik sabu, bong, mancis dan sebuah papan nama bertuliskan "Dilarang Keras Nyabu di Sini" yang berserakan di ruangan kosong lantai III gedung DPRD Riau, Rabu (14/09/16) siang, pihak dewan pun mengaku telah kecolongan atas peristiwa tersebut.
Hal itu disampaikan langsung oleh Wakil Ketua DPRD Riau, Noviwaldy Jusman disela-sela mendampingi personel Sat Res Narkoba Polresta Pekanbaru mencari barang bukti.
Kata dia, meski belum dipastikan siapa pemilik barang haram tersebut namun ia menilai hal itu kemungkinan besar dilakukan oleh orang iseng yang hanya ingin mencari sensasi tersendiri.
"Kami memang kecolongan, tapi bisa jadi ini ulah orang iseng yang punya tujuan tertentu atau hanya untuk sekedar mencari sensasi. Kami serahkan penanganan selanjutnya kepada polisi," ujarnya.
Meski begitu, Noviwaldy juga mengatakan pihaknya siap membantu polisi menunjukkan rekaman CCTV gedung DPRD Riau bila nantinya memang diperlukan.
Sejumlah wakil rakyat di gedung DPRD Riau dibikin geger dengan temuan adanya beberapa plastik pembungkus sabu-sabu, bong, mancis serta sebuah papan bertuliskan "Dilarang Keras Nyabu di Sini" yang terletak berserakan di sebuah ruangan tak berpenghuni di lantai III, Rabu (14/09/16) pukul 13.30 WIB siang.
Belum diketahui siapa pemilik barang haram tersebut, apalagi saat tim Sat Res Narkoba Polresta Pekanbaru datang, TKP temuan sudah dalam kondisi kosong.
(rdk/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
F1QR Lanal Dumai Gagalkan Penyelundupan Sabu 5,404 KG dari Malaysia
-
Hukrim
KPPBC Dumai Amankan Tersangka dan 19.516 Butir Ekstasi dari Malaysia
-
Hukrim
Inilah Fakta Anak Lilis Karlina yang Masih Kecil Jadi Bandar Narkoba
-
Hukrim
BNN Tangkap Oknum Polisi dan Warga Sipil Bawa 50 Kilogram Narkoba di Dumai
-
Bengkalis
Bupati Bengkalis Buka Seminar Kebangsaan Peringatan Hari Anti Narkoba
-
Hukrim
Kapolda Riau Minta Jajaran Tindak Tegas Bandar Narkoba

