Tuntut Relokasi Rumah dari Kilang Minyak,
Warga Tanjung Palas Mengadu ke Kantor DPRD Dumai
Rabu, 05 Maret 2014 17:09 WIB
DUMAI - Selain menggelar aksi demontrasi di depan pintu masuk kilang minyak PT Pertamina RU II Dumai, ratusan warga Tanjung Palas Kecamatan Dumai Timur mengadu ke kantor DPRD Dumai. Kedatangan ratusan warga tersebut secara langsung disambut Ketua DPRD Dumai Zainal Effendi, Rabu (5/3/14).
Tututan warga PT.Pertamina RU II Dumai untuk segera merelokasi rumah masyarakat yang berada di Ring I, II dan III. Sebab selama ini masyarakat hanya mendapatkan dampak dan masalahnya saja. Selain itu, PT.Pertamina juga dinilai tutup mata dengan kondisi lingkungan warga baik yang disebabkan oleh polusi udara maupun kebisingan suara mesin.
PT.Pertamina RU II Dumai dituding telah mendzalimi warga yang berada dilingkungan kilang. Berbagai permasalahan yang terjadi pada masyarakat yang ada di lingkungan Kilang PT.Pertamina tidak pernah mendapatkan respon dan tanggapan dari Managment PT.Pertamina. Tidak hanya itu, Pertamina juga selalu melempar badan dan tidak transparan.
"Tuntutan kami tetap sama yaitu menuntut agar warga yang ada di Ring I, II dan Ring III untuk direlokasi. Kami sudah muak dengan janji-janji bohong Pertamina. Pertamina tidak lagi bisa menciptakan rasa aman bagi warga yang ada disekitar kilang. Untuk itu kami hanya meminta satu solusi saja yaitu Pertamina yang pindah atau kami yang akan pindah," ungkap ratusan warga.
Marzuli yang juga warga Tanjung Palas menyesalkan General Manager PT. Pertamina RU II Dumai yang tidak memiliki sikap dan etika baik kepada masyarakat pasca ledakan yang terjadi pada tanggal 16 Februari lalu. Menurutnya, selaku GM Pertamina seharusnya mendatangi warga untuk menyampaikan permintaan maaf atas terjadinya ledakan tersebut.
"GM Pertamina Dumai tidak punya hati nurani atas musibah meledaknya kilang minyak beberapa waktu lalu. Kami sebagai warga merasa takut dengan adanya peristiwa itu. Seharusnya, managemen Pertamina harus respon kepada masyarakat yang berada di sekitar kilang. Ini tidak begitu, managemen malah diam tanpa adanya permohonan maaf," kata Marzuli.
Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Kota Dumai Timo Kipda secara tegas memberikan dukungan atas sikap yang dilakukan oleh masyarakat Tanjung Palas. Sebab dengan keberadaan PT.Pertamina dilingkungan warga Tanjung Palas tetap tidak merubah kondisi yang ada. Dikatakanya, selama operasi Pertamina status Tanjung Palas sebagai desa IDT.
"Dari dulu sampai sekarang Tanjung Palas masih berstatus sebagai Desa IDT. Artinya keberadaan PT.Pertamina sama sekali tidak merubah nasib warga Tanjung Palas. Kami sebagai anggota dan wakil rakyat sangat mendukung seluruh tuntutan masyarakat untuk di reslokasi rumahnya sehingga jauh dari operasional kilang minyak milik perusahaan Pertamina," jawab dia memberi dukungan.
Dikatakan dia, keberadaan kilang minyak PT.Pertamina Dumai yang sangat berdekatan dengan pemukiman warga dan hanya dibatasi oleh tembok sangat tidak layak. Apalagi kilang Pertamina minim dilengkapi dengan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Secara logika, menurut dia, kenapa perumahan karyawan PT.Pertamina itu di Bukit Datuk, kenapa tidak di Tanjung Palas atau Jaya Mukti.
"Semenjak di dirikan kilang minyak Pertamina Dumai, saya juga tidak mendengar kegiatan simulasi oleh Pertamina bersama warga sekitar. Ini sudah jelas menunjukkan kepedulian perusahaan patut untuk dipertanyakan. Pertamina sangat tidak pro aktif dengan segala keluhan masyarakatnya yang selama ini mengeluhkan dampak operasi kilang minyak," pungkas.
Ketua DPRD Kota Dumai Zainal Effendi mengatakan, pihaknya dalam waktu dekat akan segera mengundang PT Pertamina untuk mencari solusi dan jalan terbaik atas permasalahan yang terjadi saat ini. Dengan adanya aspirasi ini, dewan akan merangkum dan mempertanyakan langsung kepada pihak perusahaan semi plat merah tersebut.
"Kita akan segera mengundang PT.Pertamina RU II Dumai dan Perwakilan PT.Pertamina Pusat untuk hadir ke DPRD. Sebab jika permasalahan ini dibiarkan berlarut-larut maka akan menjadi Bom waktu untuk di Dumai. Maka dari itu, kami sebagai wakil rakyat sangat menyambut baik segala aspirasi yang disampaikan masyarakat kita dari Tanjung Palas ini," pungkasnya.***(adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

