Tumbangkan Herliyan Saleh dan Irwan Nasir
Zainal Abidin Calon Kuat Ketua DPW PAN Riau
Senin, 22 Juni 2015 22:08 WIB
PEKANBARU - Teka-teki siapa yang akan menggantikan posisi Herliyan Saleh sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Riau mulai teran benderang dengan munculnya sosok Zainal Abidin, SH yang merupkan Ketua DPD PAN Kota Dumai yang masuk dalam bursa pemilihan pada Muswil PAN Riau.
Informasi yang berhasil dirangkum riauheadline.com dari internal Partai PAN, nama Zainal Abidin sudah banyak dibicarakan petinggi partai di DPP PAN Pusat. Zainal Abidin, yang posisinya kini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Dumai itu, tidak memiliki pesaing kuat pada perebutan kursi DPW PAN Riau tersebut.
Sementara dari empat calon dan salah satu nama yang ditetapkan sebagai calon ketua formatur, Zainal Abidin SH, menyatakan menyerahkan sepenuhnya kepada DPP PAN untuk menentukan siapa nantinya yang dipercaya sebagai Ketua DPW PAN Riau. Namun demikian, pihaknya juga akan siap membesarkan partai ini di kancah politik di Riau.
"Dalam pemilihan berlangsung kodusif. Karena tak tercapai kata sepakat, maka seluruh peserta Muswil sepakat menyerahkannya ke DPP. Kami harapkan apapun keputusan DPP terkait siapa yang akan menjabat sebagai Ketua DPW PAN Riau harus didukung bersama, mengingat Pilkada Serentak sudah di depan mata," ucap Zainal Abidin.
Pada kesempatan sebelumnya, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, menyampaikan sejumlah pesan penting saat memberikan kata sambutan pada pembukaan Musyawarah Wilayah (Muswil) PAN ke-V Tahun 2015, di Hotel Pangeran, Sabtu (20/6/15) kemarin.
"Pilkada tak lama lagi, PAN harus menyiapkan diri dalam segala hal. Ingat, perhatikan saya target partai tidak hanya menjadi sebagai pemenang, tetapi berhasil mengantarkan pemimpin berkualitas yang benar-benar dirasakan masyarakat secara nyata," kata Zulkifli, kepada seluruh Kader Partai PAN Riau.
Menurut Ketua MPR RI ini, memilih calon kepala daerah tidak harus berasal dari internal partai, bisa juga dari luar. Terpenting memiliki wawasan kebangsaan, dan berkualitas untuk memajukan daerahnya.
"Yang kita pilih adalah orang yang benar-benar bisa memajukan daerah, berkualitas memiliki wawasan kebangsaan. Jika kepala daerahnya berhasil, kalau pun bukan berasal dari internal partai minimal orang akan bertanya siapa partai pengusungnya. Jika ternyata tidak sesuai harapan, tentu PAN akan pertama mengkritik, tentu dengan cara yang baik pula," ungkap Zulkifli.
Kemudian Zulkifli juga berpesan, pada kepada kandidat yang maju bersaing menjadi Ketua DPW PAN Riau, agar dapat bersaing dengan secara sehat. Gotok-gotokan tidak boleh berlanjut usai Muswil. Zulkifli lalu mencontohkan bagaimana perebutan kursi DPP PAN antara dirinya dengan Hatta Rajasa beberapa waktu lalu.
Masing-masing mengerahkan kekuatan optimal. Tetapi usai Munas PAN ketika itu, masing-masing kembali berangkulan. Tidak ada lagi yang namanya rival, persaingan. Karena tugas berikutnya adalah, semuanya harus bertanggungjawab membesarkan partai.
"Saya dulu bagaimana head to head berhadapan dengan pak Hatta. Masing-masing dengan cara kita. Lalu dispekulasikan begini-begitu. Memang bagi media berita besar. Tapi setelah itu, saya terpilih kami kembali berangkulan," ujar Zulkifli.
"Nah inilah yang saya harapkan nanti, meski terjadi persaingan, tapi bermain secara sehat. Tapi persaingan hanya selama Muswil, setelah itu kembali berangkulan, bersama-sama membangun partai," harap Zulkifli.
(rdk/rdk)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Politik
Gagal ke Senayan, Azis Zaienal Resmi jadi Bupati Kampar
-
Politik
Bupati Bengkalis Ajak IKBDS Sukseskan Pilkada Serentak 2018
-
Politik
Terbukti Lakukan Politik Uang, Bawaslu Riau Bisa Batalkan Paslon Gubernur
-
Politik
Audiensi dengan Bawaslu Riau, Bengkalis Siap Sukseskan Pesta Demokrasi
-
Politik
KPU Riau Sosialisasi Tahapan Pilgubri 2018 ke Dumai
-
Nasional
Menakar Penyebab Kekalahan Ahok-Djarot dari Anies-Sandi

