Dua Atlet Kabupaten Siak Wakili Indonesia ke Belgia dan Hongkong
Hadi Pramono Kamis, 26 Oktober 2017 20:35 WIB
SIAK - Dua orang putra putri terbaik Kabupaten Siak mewakili Indonesia akan berlaga di kejuaraan karate tingkat dunia di Belgia dan kejuaraan atletik di Hongkong.
Bufon Atlet karate asal Perawang Siak mewakili Indonesia ke Edition of internasional karate open of prov de liega 2017 Belgia, dan Riris asal Kecamatan Kandis yang akan berlaga di kejuaraan atletik tingkat Asia di Hongkong.
Dua atlet kebanggaan Kabupaten Siak dari dua cabang olahraga berbeda dilepas keberangkatan oleh Bupati Siak Syamsuar didampingi Wabup Siak Alfedri, Kamis (26/10/2017).
Bufon atlet karate mengaku bergabung dengan federasi olahraga karate-do Indonesia (Forki) Siak sejak tiga tahun lalu, waktu itu masih duduk di kelas dua Sekolah Dasar (SD).
Anak pasangan dari Tohap Sinaga dan Zuniar Simbolon ini termasuk luar biasa karena baru sekali ikut iven tingkat nasional dan keluar sebagai pemenang sehingga berhak mewakili Indonesia di iven internasional.
“Tanggal 2 November 2017 nanti, kami akan berangkat ke Jakarta bergabung dengan atlit Indonesia lainnya, dan 9 November akan terbang menuju Belgia,” tutur Bufon.
Sementara, bupati Syamsuar menyampaikan rasa bangganya dan bahagia atas prestasi yang dilihatkan oleh putera-puteri Siak yang tidak hanya di tingkat nasional tapi juga internasional diantaranya seperti yang dipersembahkan Bufon dan Riris ini.
"Sebelum ini, juga telah berangkat Riris dari Kandis ke Hongkong untuk ikuti iven lomba atletik," kata Syamsuar di hadapan para atlet pelatih dan official.
Syamsuar berharap, prestasi yang didapat Bufon dan Riris ini bisa menjadi penyemangat bagi anak-anak Siak lainnya untuk berkarya dan berprestasi hari ini dan ke depannya.
Dikesempatan tersebut Bupati, Bufon dìingatkan untuk jaga kesehatan, terus berlatih, jaga pola makan sehingga bisa tampil maksimal.
Di Siak ini pencarian bakat olahrahga sudah dilakukan sejak dini makanya ada program iven pertandingan olahraga dari pemerintah mulai dari tingkat sekolah, kecamatan, hingga kabupaten dari berbagai moment seperti O2SN, POPDA dan lainnya.
"Bahkan untuk dimadrasah juga ada. Ini menunjukan banyaknya peluang bagi masyarakat menunjukkan skillnya agar terpantau oleh pemerintah," ujarnya.
(arf/mcr)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Sosial
Bupati dan Wabup Siak Belim Mobnas Rp4,6 Miliar di Tengah Pandemi
-
Ekbis
Kabupaten Siak Terima PAD Rp8,9 Miliar dari Tol Pekanbaru-Dumai
-
Hukrim
Dugaan Korupsi Bappeda Siak, Sidang Tuntutan Yan Prana Ditunda
-
Hukrim
Jaksa Sebut Sekdaprov Riau Yan Prana Indra Jaya Rugikan Negara Hingga Rp2,8 Miliar
-
Hukrim
Mahasiswa Demo Kejati Riau Soal Kelanjutkan Kasus Korupsi di Pemkab Siak

