Plt Bupati Siak Bahas Isu Penting Bersama Forkompimda
Arif Rahim Rabu, 21 Februari 2018 20:57 WIB
SIAK - Rapat Sinkronisasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kabupaten Siak digelar Selasa (21/02/18) malam di Balai Datuk Empat Suku Komplek Abdi Praja Siak Sri Indrapura.
Forum rutin antar pembangunan kebijakan di Negeri Istana tersebut dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Siak H. Alfedri dengan pokok bahasan sejumlah isu penting yang terjadi dalam sebulan terakhir, diantaranya musibah kebakaranPasar Lama, Persiapan Pemilihan Gubernur, dan ancaman Karlahut.
Turut hadir dalam kesempatan itu Ketua DPRD Siak Indra Gunawan, Kajari Siak Zondri, Kabag Ops Polres Siak Kompol Yohannes Sagala, Perwira Penghubung Kodim 0303 Bengkalis Mayor Inf Sumarno serta sejumlah kepala OPD dilingkungan Pemkab Siak.
Salah satu permasalahan yang dibahas dalam forum tersebut diantaranya penanggulangan musibah kebakaran di kawasan Pasar Lama Kampung Dalam yang terjadi beberapa hari lalu.
Terkait hal tersebut Alfedri menyampaikan serangkaian upaya yang sudah dilakukan untuk menanggulangi kejadian itu, misalnya menurunkan personil untuk memadamkan api, hingga upaya evakuasi korban dan harta benda.
"Respon cepat lainnya yang segera dilakukan ialah dengan mendirikan posko tanggap darurat dan dapur umum, mempersiapkan lokasi pengungsian, dan mobilisasi bantuan dana dan sembako" sebut Alfedri.
Ditambahkannya, meskipun tidak sampai memakan korban jiwa, Alfedri menyebut nilai kerugian materil yang diderita korban cukup besar, yaitu mencapai 15 miliar rupiah.
Selain soal musibah kebakaran Pasar lama, peserta rapat juga membahas persiapan menyambut Pilkada Gubernur Riau yang akan digelar Bulan Juni mendatang. Menurut Pelaksana Tugas Bupati, tahapan pilkada 2018 saat ini sudah mmasuki "Masa Kampanye" hingga tanggal 23 Juni mendatang.
Menjelang puncak, Alfedri memproduksi konsetalasi politik di Negeri Istana diprediksi akan semakin meningkat. Untuk itu ia menghimbau agar semua pihak terkait belajar dari pengalaman Pemilu 2014 lalu dan melakukan evaluasi serta langkah perbaikan yang diperlukan.
"Potensi konflik antar pendukung paslon dan kecurangan permainan politik uang dan aksi golput perlu kita antisipasi bersama. Mari kita bersinergi memantau dan mencegah berbagai pelanggaran intimidasi provokasi sabotase dan lain sebagainya" himbaunya.
Pemerintah Daerah kata dia, juga akan berupaya memberikan pemahaman kepada pemilih untuk berpartisipasi mewujudkan Pilkada yang kondusif
aman dan damai. Seiring itu, himbauan peningkatan partisipasi pemilih juga amat penting untuk dilakukan.
"Kita akan terus mensosialisasikan pentingnya Pilkada melalui media cetak dan elektronik, selain itu Pemkab juga akan membentuk Deskripsi Pilkada Tahun 2018 sebagaimana tahun-tahun sebelumnya," jelas Alfedri.
Diakhir rapat, persoalan ancaman karhutla memasuki musim kemarau tahun ini juga menjadi pembahasan serius para anggota Forkompinda.
Untuk itu Plt Bupati minta jajaran terkait segera meningkatkan koordinasi dan pemantauan di setiap Wilayah Kabupaten Siak, mulai dari tingkat Kampung dan Kelurahan, Kecamatan, dan OPD terkait ditingkat Kabupaten.
"Posko kabupaten harus sudah mulai kita aktifkan, saya minta demikian juga posko yang ada disetiap kecamatan dan kelurahan kampung. Fasilitasi nomor telp aktif yang bisa dihubungi setiap saat," pintanya.
(arf/hms)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Sosial
Bupati dan Wabup Siak Belim Mobnas Rp4,6 Miliar di Tengah Pandemi
-
Ekbis
Kabupaten Siak Terima PAD Rp8,9 Miliar dari Tol Pekanbaru-Dumai
-
Hukrim
Dugaan Korupsi Bappeda Siak, Sidang Tuntutan Yan Prana Ditunda
-
Hukrim
Jaksa Sebut Sekdaprov Riau Yan Prana Indra Jaya Rugikan Negara Hingga Rp2,8 Miliar
-
Hukrim
Mahasiswa Demo Kejati Riau Soal Kelanjutkan Kasus Korupsi di Pemkab Siak

