10 Bulan Pukesmas Belum Terima Dana Kapitasi BPJS
Sabtu, 18 Oktober 2014 16:00 WIB
PEKANBARU - Sejak Januari hingga Oktober 2014, tenaga medis di 20 puskesmas di seluruh Kota Pekanbaru belum menerima anggaran kapitasi dari BPJS Kesehatan.
Anggaran kapitas tersebut tidak hanya untuk jasa tenaga medis, namun juga untuk obat-obatan yang seharusnya diterima oleh pasien BPJS.
Informasi yang dirangkum wartawan, dana tersebut jika dirata-ratakan mencapai Rp 200 juta per-puskesmas setiap bulannya. Jika ditotalkan selama 10 bulan sebanyak 20 puskesmas, dana kapitasi yang belum diberikan sebanyak Rp 20 Miliar.
Kepala Puskesmas Rawat Inap Karya Wanita Kecamatan Rumbai Pesisir, Magdi Ayuza, membenarkan pihaknya belum menerima dana kapitasi BPJS. "Sejak awal tahun ini, hingga sekarang (Oktober), belum ada kami terima dana itu," ujarnya didampingi Bendahara Puskesmas, Deswati.
Saat ditanya, mengapa pihaknya belum menerima anggaran yang setiap bulan dikucurkan BPJS Kota Pekanbaru, Magdi menyatakan hal tersebut terkait belum terbitnya Surat Keputusan (SK) pengangkatan Kepala Puskesmas yang baru menjalani mutasi.
"Saya kira, mungkin karena mutasi yang dilakukan kemarin. Terkendala SK Kepala Puskesmas. Sekarang masih menunggu SK dari Wali Kota Pekanbaru (Firdaus MT)," terang Magdi.
Meski demikian, Magdi Ayuza menyakini dalam waktu dekat ini pihaknya akan menerima pencairan dana kapitasi. "Dari informasi yang saya peroleh dari Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru dan BPJS Kota Pekanbaru, kalau pencairan akan dilakukan dalam waktu dekat ini," katanya.
Namun, mengapa tidak dari awal tahun pencairan dilakukan? Magdi mengaku tidak tahu. Demikian juga yang disampaikan sejumlah pegawai di Puskesmas Senapelan.
"Kami juga belum menerima. Tapi untuk lebih lanjut, tanyakan saja kepada kepala puskesmas," ungkap pegawai yang tidak mau disebutkan namanya itu.
Selain mereka, Kepala Puskesmas Melur Kecamatan Sukajadi, Drg Hidayani, juga mengatakan hal senada. Pihaknya juga mengklaim belum menerima dana kapitasi BPJS Kesehatan. Namun, hal tersebut tidak menjadi alasan pihaknya untuk mengurangi pelayanan kepada masyarakat.
"Ada atau tidak BPJS Kesehatan, kami tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat. Lagipula, dari Dinkes Kota Pekanbaru telah melengkapi sarana prasarana kesehatan yang ada di puskesmas," tuturnya.
Kepala Seksi Promkes Dinkes Kota Pekanbaru, Dr Fachriani Putri, hendak ditanya masalah itu tidak berada di tempat. Dari informasi stafnya, yang bersangkutan tengah mengikuti Diklat di luar kota.***(merdeka)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

