• Home
  • Sosial
  • 30 Persen ADD Kuansing Bisa Digunakan Pengembangan SDM

30 Persen ADD Kuansing Bisa Digunakan Pengembangan SDM

Minggu, 15 Januari 2017 12:48 WIB
KUANSING - Besarnya anggaran dana desa (ADD) yang dikucurkan Pemerintah Pusat bukan saja dipergunakan untuk pembanguan fisik semata, namun bisa juga di gunakan untuk pembinaan bagi para pemuda yang putus sekolah.

Penegasan ini disampaikan Kabid Pemerintahan Desa Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), M. Sholeh di ruang kerjanya, akhir pekan ini. Kata Saleh, untuk penyaluran dana desa sebenarnya sudah di atur pagu pengunaanya.

"Dari dana 100 persen yang di salurkan oleh pemerinah pusat ke masing-masing desa 70 persen untuk pembangunan dan 30 persen lagi bisa di gunakan untuk pendidikan, dan lain sebangainya," ungkap Sholeh.

Sholeh menambahkan, anggaran desa tersebut bisa di anggarkan 70 persen pembangunan dan 30 persen dana sosial, Pendidikan, bahkan untuk swadaya dan pengembangan pembangunan desa. 

"Jadi dana yang 30 persen ini bisa di gunakan untuk membina para pemuda yang putus sekolah, dengan mengadakan pelatihan menjahit dan pelatihan otomotif,dan pelatihan lainnya," jelasnya.

Sehingga setelah para generasi muda yang putus sekolah ini bisa mengembangkan usahanya, setelah di lakukan pembinaan oleh pemerintahan desa, bisa mengembangkan usaha dan mengurangkan angka pengangguran di tengah masyarakat.

"Contohnya pemerintah desa membuat pelatihan menjahit dan pelaihan bengkel untuk 20 orang yang putus sekolah, setelah dia pandai dan dibelikan mesin jahit ataupun peralatan bengkel, kan mereka sudah bisa mandiri," pungkasnya.

(dio/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar