BNNP Minta RSJ Tampan Aktifkan Tempat Perehabilitas Narkoba
Minggu, 27 April 2014 14:04 WIB
PEKANBARU - Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan hingga kini belum juga mengoperasikan tempat perehaban pecandu narkoba. Pada hal, Badan Nasional Narkotika (BNN) sudah lama memberikan bantuan fasilitas dan peralatan perehaban.
Jika tempat rehabilitasi di RSJ Tampan tersebut sudah aktifkan dengan sumber daya manusianya, dapat menampung para pecandu Narkotika, Alkohol, Psikotropika dan Zat Adiktif (Napza). Riau sendiri tegolong rawan dan memiliki pencandu cukup banyak, terutama Pekanbaru.
"Kami mengharapkan segera diaktifkanlah. Inikan sudah ada fasilitas dan peralatan yang diberikan BNN. Tinggal SDM saja lagi," kata Veri staf Bidang Pemberdayaan Masyarakat BNN Provinsi Riau, Minggu (27/4/14).
Menurut Veri tanpa ada dukungan peran dari pemerintah daerah, rencana untuk membuat tempat rehabilitasi sulit diwujudkan.
Di Indonesia, dua tahun terakhir tercatat ada 4 juta orang lebih yang sedang bermasalah dengan narkoba. Dari total itu, 18 ribu orang saja yang direhabilitasi melalui Balai Besar BNN. Kemudian 16 ribu ditangani klinik swasta. Sisanya masih belum tertangani dengan baik.
Tidak banyak tempat perehaban narkoba berplat merah di Indonesia. Diantaranya ada di Balai Besar Rehaboilitasi BNN Lido, Bogor-Jabar, Balai Besar di Baddoka, Makasar. Sementara Balai Besar Tanah Merah, Kaltim dan Balai besar di Batam masih bersifat persiapan.
Di Riau sendiri untuk klinik swasta khusus narkoba memang ada, yakni Ummi Medika. Namun karena keterbatasan pelayanan tanpa adanya rawat inap serta biaya perawatan yang harus dikeluarkan, menjadi masalah tersendiri untuk penyembuhan pasien.
"Yang jelas di Riau pecandu narkoba cukup banyak. Apalagi daerah ini juga menjadi lalulintas peredaran narkoba juga. Kalau RSJ Tampan itu aktif, kan lebih mempermudah pengobatannya," ungkap Veri lagi.***(mok)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

