• Home
  • Sosial
  • Bupati: P4S Kampar Ajarkan Bertani Secara Profesional

Bupati: P4S Kampar Ajarkan Bertani Secara Profesional

Rabu, 29 Oktober 2014 17:48 WIB

PEKANBARU - Program Pusat pelatihan pertanian perdesaan swadaya (P4S) milik Pemerintah Kabupaten Kampar, mengajarkan masyarakat untuk bertani menggunakan pola Profesional.

Baik itu dari instruktur ataupun peralatan yang digunakan sesuai dengan perkembangan zaman artinya tidak lagi menggunakan cara-cara lama yang kurang efektif agar mendapatkan hasil yang maksimal. 

Begitu dikatakan Bupati Kampar Jefry Noer saat berdialog on air dengan masyarakat melalui Radio Republik Indonesia (RRI) Pekanbaru, Rabu (29/10/14). 

Dijelaskan Jefry Noer, saat ini Kabupaten Kampar tengah menggesa seluruh program yang muara pada 3 zero agar berjalan sesuai dengan yang diharapkan, baik di bidang pertanian, peternakan dan perikanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat 

"Untuk tugas yang berat ini, Pemkab memerlukan finansial yang cukup besar. Untuk itu kita telah menjalin kerja sama dengan Bukopin membuat koperasi dengan dana yang disediakan antara Rp1 sampai 15 miliar," katanya menambahkan.

"Masyarakat kita bisa meminjam Rp150 juta perorang. Sementara itu ada juga pinjaman dana dari Bank Riau melalui pola KKPE senilai Rp100 miliar. Sesungguhnya banyak sumber dana yang bisa kita raih, namun semuanya kembali kepada keseriusan," ujar Jefry. 

Jefry mengimbau masyarakat ekonomi lemah yang belum tergerak hatinya untuk mengikuti pelatihan agar segera bangkit karena program yang digagas Pemerintah harus digapai dan diraih.

Ikutilah pelatihan yang diadakan selama dua minggu tersebut dengan hati yang ikhlas, karena semua itu juga akan bermuara pada kesejahteraan masyarakat sendiri. 

Lebih baik bersusah-susah selama dua minggu di lokasi pelatihan untuk menuntut ilmu, dari pada menjadi orang susah selamanya karena hanya berdiam diri tanpa usaha." 

Pada dialog tersebut, Jefry juga menjelaskan bahwa saat para kepala SKPD terkait seperti pertanian, perikanan dan peternakan diminta untuk ikut serta menggeluti apa yang selama ini diprogramkan kepada masyarakat.

Seperti beternak sapi, cabe, bawang serta ikan, karena dengan terjun langsung akan sangat mudah bagi mereka untuk memberikan arahan dan pandangan kepada masyarakat dengan pengalaman yang sudah didapat. 

"Jadi semua yang disampaikan ke masyarakat harus sesuai dengan pengalaman sendiri, tidak menebak-nebak saja, agar apa yang kita harapkan untuk kemajuan di sektor pertanian, perkebunan dan perikanan dapat segera terwujudm," terusnya. 

Dari seluruh telpon yang masuk dari masyarakat pada saat dialog tersebut, semuanya sangat mendukung dan memberi semangat serta apresiasi atas program yang digagas oleh Bupati Kampar tersebut.***(man)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar