• Home
  • Sosial
  • Bupati Kuansing Ekspose Tiga Pilar Pembangunan

Bupati Kuansing Ekspose Tiga Pilar Pembangunan

Minggu, 16 Februari 2014 17:03 WIB

PEKANBARU - Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Sukarmis melakukan ekspose tentang 3 program pembangunan strategis di daerahnya, dalam tahun ini. Program tersebut yakni pembangunan Universitas Islam, Pasar Tradisional dan Hotel Kuansing. 

Pemaparan Sukarmis dilakukan anggota DPRD Kabupaten, cerdik pandai dan tokoh masyarakat Kuansing serta undangan lainnya di Bertuah Ballroom Hotel Pekanbaru, Sabtu malam (15/2/13).

Ekspose 3 pilar program pembangunan strategis itu diawali oleh paparan studi kelayakan oleh 3 konsultan yang berasal dari Pulau Jawa.

Usai pemaparan itu, Sukarmis menyebutkan perencanaannya yang dilakukan para konsultan sangat sudah memenuhi keinginan sesuai dengan dana yang telah disiapkan.

"Dana untuk 3 pilar ini sudah ada, sebesar Rp140 miliar. Termasuk dana pelebaran jalan dua jalur Jake-Pasar Talukkuantan," katanya.

Bupati Kuansing menambahkan, untuk pelebaran jalan itu menelan jalan Rp30 miliar. Jadi untuk pembangunan Kabupaten Kuansing 2014 ini totalnya mencapai lebih kurang 180 miliar ditambah Rp8 miliar untuk pagar Masjid Agung Talukkuantan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Kuansing Sukarmis mengingatkan kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang akan melelang proyek itu taati peraturan berlaku, sehingga tidak tersandung hukum di kemudian hari.

Sanusi JS, tokoh masyarakat Kuansing menyabut baik 3 pilar program pembangunan strategis. Sebab sudah 14 tahun konsep pembangunan seperti yang dipaparkan malam ini, dan baru teralisasi di zaman kepemimpinan Bupati Kuansing Sukarmis.

Disebutkan, pilar pertama yakni pembangunan Universitas Islam Kuansing sangat dibutuhkan masyarakat. Ini merupakan gambaran masa kini, baik di Indonesia maupun negara lain. 

Di Malaysia, misalnya, negara jiran ini maju salah satu karena memiliki universitas. Sehingga kini banyak mahasiswa, tidak hanya dari Kuansing tetapi umumnya Provinsi Riau melanjutkan pendidikan S2 dan S3 di sejumlah universitas Malaysia.

Begitupun pilar kedua, pembangunan Pasar Tradisional. Di saat daerah-daerah lain berlomba-lomba membangun plaza dan mall, Pemkab Kuansing berani membangun Pasar Tradisional. 

Dia berharap pasar itu nanti diperhatikan aspek kebersihan. Karena biasanya kios dan los penjual ikan dan daging menyisakan sampah dan bau yang tidak sedap.

"Mudah-mudah hasil 3 pilar ini dapat kita sama-sama nikmati tidak terlalu lama dan masih dalam periode jabatan bupati yang sekarang," kata Sanusi yang langsung disambut tepuk tangan undangan yang hadir.***(son)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar