Bupati Siak: JKN Sudah Kita Terapkan, Presiden Baru Memikirkan
Kamis, 06 Februari 2014 15:02 WIB
SIAK - Bupati Siak Drs. H. Syamsuar, MSi mengatakan program kesehatan yang dinamakan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) lebih dulu dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Siak. Hal itu dibuktikan dengan adanya Jamkesda yang diluncurkan Bupati.
"Presiden baru memikirkan, kita sudah lakukan program berobat gratis tersebut," ujar Syamsuar ketika meresmikan Puskesmas Kecamatan Bunga Raya, Kamis (6/2/2014). Dimana, Jamkesda sudah berlangsung sejak dirinya menjabat sebagai Bupati Siak.
Pembangunan kesehatan masyarakat, lanjut Syamsuar menjadi hal utama dalam pembangunan Kabupaten Siak. Sebab, kesehatan merupakan masalah yang sangat penting untuk memajukan sebuah daerah.
"Kalau kita semua sehat, tentunya segala proses akan berjalan dengan lancar," jelas Bupati. "Kita selangkah lebih dulu dari apa yang dicita-citakan Presiden," lanjut Syamsuar.
Syamsuar menegaskan, pelayanan kesehatan harus dirasakan oleh seluruh masyarakat Siak hingga lapisan paling bawah, yakni masyarakat miskin. "Alhamdulillah, semua itu sudah terwujud sejak lama," katanya.
"Orang sakit kalau mau berobat ke Rumah Sakit tidak perlu bayar membayar lagi. Semua biaya sudah ditanggung oleh Pemda," lanjut Syamsuar.
Berkenaan dengan fasilitas kesehatan, saat ini sudah ada 15 Puskesmas di Kabupaten Siak. Semuanya tersebar di seluruh kecamatan yang ada. Untuk teknologi sendiri, Pemkab Siak berupaya melengkapinya.
Tidak hanya itu, Pemkab Siak juga menjalin kerjasama dengan beberapa Rumah Sakit di Riau. Terutama RS kabupaten tetangga. Hal itu dilakukan, guna mengantisipasi pasien yang jauh dari pusat Kota Siak. "Misalnya, masyarakat Kerinci Kanan, mereka bisa berobat ke RS Pangkalan Kerinci. Itu gratis," tegas.***(grc)
"Presiden baru memikirkan, kita sudah lakukan program berobat gratis tersebut," ujar Syamsuar ketika meresmikan Puskesmas Kecamatan Bunga Raya, Kamis (6/2/2014). Dimana, Jamkesda sudah berlangsung sejak dirinya menjabat sebagai Bupati Siak.
Pembangunan kesehatan masyarakat, lanjut Syamsuar menjadi hal utama dalam pembangunan Kabupaten Siak. Sebab, kesehatan merupakan masalah yang sangat penting untuk memajukan sebuah daerah.
"Kalau kita semua sehat, tentunya segala proses akan berjalan dengan lancar," jelas Bupati. "Kita selangkah lebih dulu dari apa yang dicita-citakan Presiden," lanjut Syamsuar.
Syamsuar menegaskan, pelayanan kesehatan harus dirasakan oleh seluruh masyarakat Siak hingga lapisan paling bawah, yakni masyarakat miskin. "Alhamdulillah, semua itu sudah terwujud sejak lama," katanya.
"Orang sakit kalau mau berobat ke Rumah Sakit tidak perlu bayar membayar lagi. Semua biaya sudah ditanggung oleh Pemda," lanjut Syamsuar.
Berkenaan dengan fasilitas kesehatan, saat ini sudah ada 15 Puskesmas di Kabupaten Siak. Semuanya tersebar di seluruh kecamatan yang ada. Untuk teknologi sendiri, Pemkab Siak berupaya melengkapinya.
Tidak hanya itu, Pemkab Siak juga menjalin kerjasama dengan beberapa Rumah Sakit di Riau. Terutama RS kabupaten tetangga. Hal itu dilakukan, guna mengantisipasi pasien yang jauh dari pusat Kota Siak. "Misalnya, masyarakat Kerinci Kanan, mereka bisa berobat ke RS Pangkalan Kerinci. Itu gratis," tegas.***(grc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal
-
Sosial
Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026, Menag Ajak Perkuat Harmoni dan Persatuan
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Ekbis
Hari Buruh Internasional 2026, Prabowo Resmikan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga

