• Home
  • Sosial
  • Cuaca Buruk, Heli Gubri Mendarat Darurat di Kampar Kiri

Cuaca Buruk, Heli Gubri Mendarat Darurat di Kampar Kiri

Kamis, 21 Agustus 2014 19:45 WIB

TELUK KUANTAN - Pesawat helikopter yang mengangkut rombongan Gubernur Riau (Gubri) Annas Maamun sempat mendarat darurat akibat kondisi cuaca buruk di Lipat Kain, Kampar Kiri, Kamis(21/8/14).

Kebarangkatan Gubri Annas Maamun untuk membuka Festival Pacu Jalur Tradisional di Teluk Kuantan. Namun begitu, saat melintasi kawasan udara Lipat Kain, cuaca kian ekstrim, sehingga sang pilot memutuskan untuk menurunkan helikopter di salah satu lapangan di Lipat Kain. Oleh sebab itu, kedatangan Gubri Annas sempat tertunda dari jadwal yang ditetapkan.

“Cuaca buruk, kabut tebal, saya pun ikut jadi takut, karena saya lihat di bawahnya pokok sawit sekeliling,” cerita Annas, saat memberikan sambutan di Taluk Kuantan. Lalu kata Gubri berusia 74 tahun ini, setelah cuaca agak sedikit membaik, sang pilot kembali mengajak rombongan Gubri itu untuk melanjutkan penerbangan ke Kuansing. 

Gubri Annas datang bersama istri dan unsur Muspida Provinsi Riau, di antaranya, Danrem 031/WB, Brigjen TNI Prihadi Agus Irianto, Kajati Riau Setya Untung Arimuladi, Kepala Pengadilan Tinggi Pekanbaru Yohannes Ether dan sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Riau.

Rombongan ini semula dijadwalkan tiba di lokasi acara pada pukul 10:00 WIB, akhirnya molor hingga pukul 11:30 WIB. Akibat keterlambatan ini, sejumlah rangkaian acara yang telah dipersiapkan oleh panitia pada pembukaan tersebut terpaksa harus ditiadakan seperti beberapa pertunjukan tari-tarian dan pawai kebudayaan yang diikuti oleh 15 Kecamatan se-Kuansing.

Sukarmis: Gubri Benar-benar Jantan

Kendatipun penerbangan Gubri Annas ke Kuansing sempat diterpa cuaca buruk, namun ia tetap menyampaikan niatnya untuk mengunjungi Kuansing. Akibat kebulatan tekad Gubri Annas ini, Bupati Kuansing Sukarmis kontan melontarkan pujian.

“Pak Gubri ini memang benar-benar jantan, tak mengenal takut meskipun cuaca buruk,” puji Sukarmis.

Dihadapan Gubri Annas, Bupati Sukarmis mengatakan bahwa pacu jalur merupakan tradisi masyarakat Kuansing yang telah turun temurun beberapa ratus tahun lalu.

Tradisi ini, kata Sukarmis, akan tetap dijaga oleh masyarakat Kuansing selama-lamanya. Selain itu, ia juga menyampaikan program-program pembangunan yang telah dicapai maupun yang tengah dilaksanakan oleh pemerintah Kabupaten Kuansing. 

"Saat ini Pemkab Kuansing sedang giat-giatnya membangun, baik membangun infrastrukur maupun membangun sumber daya manusianya," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga sangat berharap dukungan penuh dari Pemerintah provinsi Riau -khususnya kepada Gubri Annas Maamun- untuk memasukkan anggaran pembangunan pada APBD Riau.***(dri)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar