Diskes Dumai Rilis Jumlah Penderita ISPA Mencapai 1.088 Kasus
Sabtu, 15 Maret 2014 12:54 WIB
DUMAI - Dampak kabut asap sisa kebakaran hutan dan lahan yang terjadi beberapa bulan terakhir rupanya berdampak fatal terhadap kesehatan manusia. Dinas Kesehatan Kota Dumai merilis data jumlah masyarakat yang terkena penyaki Inpeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA) mencapai 1.088 kasus.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai Marjoko Santoso ketika dikonfirmasi mengatakan, bahwa jumlah tersebut menjadi Kecamata Dumai Kota sebagai urutan utama pada dampak musibah kabut asap yang terjadi selama beberapa bulan terakhir ini.
"Saat ini data kasus ISPA di Kota Dumai mencapai 1088 kasus, dan menjadi urutan pertama jumlah kasus yang ditangani di seluruh Puskesmas dan Rumah sakit yang berada di beberapa kecamatan," ungkap Marjoko Santoso melalui telepon selulernya, Sabtu (15/3/14).
Dikatakannya, dengan tingginya kasus ISPA ini di derita oleh warga, dikarenakan kondisi kabut asap yang kian hari makin tebal dan sudah berbahaya bagi kesehatan. Namun demikian, pada hari ini kondisi di wilayah Dumai sudah mulai berangsur membaik dan tidak ada lagi kabut asap.
"Pagi tadi udara di wilayah Dumai sudah berangsur membaik, cuaca hari ini sangat cerah. Kabut asap sudah menipis dan semakin siang kabut tidak ada lagi," ulas Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai, Marjoko Santoso mengakhiri percakapannya.
Sementara Kepala Puskesmas Dr Refliza menuturkan, di Puskesmas Bukit Kapur juga angka kasus ISPA yang ditangani meningkat drastis hingga mencapai 76 kasus setiap minggunya, hal ini angka peningkatan ISPA terjadi diwilayah ini.
"Dengan tingginya kasus ISPA ini hendaknya menjadi catatan penting, agar penanggulangan kabut asap ini agar segera dilakukan secepatnya untuk menghindari dan korban berjatuhan yang ditimbulkan bagi masyarakat," sebutnya singkat di ujung telepon selulernya.***(adi)
Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai Marjoko Santoso ketika dikonfirmasi mengatakan, bahwa jumlah tersebut menjadi Kecamata Dumai Kota sebagai urutan utama pada dampak musibah kabut asap yang terjadi selama beberapa bulan terakhir ini.
"Saat ini data kasus ISPA di Kota Dumai mencapai 1088 kasus, dan menjadi urutan pertama jumlah kasus yang ditangani di seluruh Puskesmas dan Rumah sakit yang berada di beberapa kecamatan," ungkap Marjoko Santoso melalui telepon selulernya, Sabtu (15/3/14).
Dikatakannya, dengan tingginya kasus ISPA ini di derita oleh warga, dikarenakan kondisi kabut asap yang kian hari makin tebal dan sudah berbahaya bagi kesehatan. Namun demikian, pada hari ini kondisi di wilayah Dumai sudah mulai berangsur membaik dan tidak ada lagi kabut asap.
"Pagi tadi udara di wilayah Dumai sudah berangsur membaik, cuaca hari ini sangat cerah. Kabut asap sudah menipis dan semakin siang kabut tidak ada lagi," ulas Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai, Marjoko Santoso mengakhiri percakapannya.
Sementara Kepala Puskesmas Dr Refliza menuturkan, di Puskesmas Bukit Kapur juga angka kasus ISPA yang ditangani meningkat drastis hingga mencapai 76 kasus setiap minggunya, hal ini angka peningkatan ISPA terjadi diwilayah ini.
"Dengan tingginya kasus ISPA ini hendaknya menjadi catatan penting, agar penanggulangan kabut asap ini agar segera dilakukan secepatnya untuk menghindari dan korban berjatuhan yang ditimbulkan bagi masyarakat," sebutnya singkat di ujung telepon selulernya.***(adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal
-
Sosial
Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026, Menag Ajak Perkuat Harmoni dan Persatuan
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Ekbis
Hari Buruh Internasional 2026, Prabowo Resmikan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga

