Dompet Dhuafa Riau Peduli Korban Banjir Riau
Kamis, 11 Februari 2016 10:00 WIB
PEKANBARU - Tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur wilayah propinsi Riau dalam beberapa hari lalu, menyebabkan sungai-sungai besar seperti Sungai Kampar, Sungai Rokan, dan Sungai Kuantan kembali meluap. Dimana puncaknya terjadi pada Senin (8/2) lalu.
Dampak dari terjadinya banjir tersebut menyebabkan ribuan rumah penduduk yang berada di sepanjang aliran ketiga sungai terendam luapan sungai. Lebih 10.000 jiwa menjadi korban yang tersebar di tiga kabupaten yaitu, Kabupaten Kampar, Kabupaten Rokan Hulu, dan Kabupaten Kuantan Singingi.
Berdasarkan pendataan tim relawan Dompet Dhuafa Riau di lokasi banjir, saat ini para korban sangat membutuhkan logistik berupa sembako, makanan dan perlengkapan Bayi, tenda darurat, dapur umum, dan selimut.
Dana yang terkumpul dari aksi Penggalangan ini nantinya akan disalurkan Dompet Dhuafa Riau kepada masyarakat terdampak melalui Posko bantuan yang berada di lokasi terdampak.
Posko bantuan melayani penyaluran kebutuhan logistik dan pelayanan kesehatan berupa pengobatan penyakit yang biasa timbul pasca banjir seperti diare, DBD, Demam Tifoid, ISPA, dan penyakit Kulit.
Terkait musibah ini, Dompet Dhuafa Riau kembali membuka aksi penggalangan dana peduli korban banjir yang berada di wilayah Riau. Aksi ini dilakukan untuk membantu meringankan beban para warga yang menjadi korban banjir yang tersebar di tiga kabupaten tersebut, dimana dampak yang di timbulkan lebih luas dari tahun-tahun sebelumnya.
Banjir, menuntut Kepedulian Semua Pihak
Belum hilang kesedihan kita atas terjadinya musibah asap beberapa waktu lalu, kembali Riau diuji dengan musibah banjir pada senin (8/2) lalu. Berbeda dengan kebutuhan ketika musibah asap melanda, kebutuhan para korban banjir segera mungkin harus disalurkan. Hal ini berkaitan dengan hajat hidup para korban yang harus dipenuhi terutama kebutuhan bayi, ibu hamil dan menyusui serta lansia.
Hajat hidup rakyat memang harus menjadi tanggung jawab negara. Akan tetapi ketika musibah datang melanda, rakyat perlu menunjukkan kepeduliaannya terhadap sesama. Oleh sebab itu, Dompet Dhuafa Riau mengajak para dermawan dan relawan kemanusiaan untuk bersama-sama menangani korban musibah banjir yang sudah selayaknya menjadi kepedulian semua pihak.
Musibah ini menyadarkan kita bahwa saling tolong-menolong dalam kesusahan merupakan budaya yang akan selalu terjaga didalam jiwa masyarakat Riau. Hal yang tak kalah penting adalah seringnya musibah banjir menunjukkan bahwa keseimbangan alam sudah terganggu.
(rdk/rls)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026
-
Lingkungan
Bupati Rokan Hilir Berjanji Tuntaskan Persoalan Banjir Bagansiapiapi
-
Lingkungan
Antisipasi Banjir Lewat Normalisasi Sungai Dumai
-
Lingkungan
Hujan Lebat Bikin Ribuan Rumah Warga Pekanbaru Terendam Banjir
-
Lingkungan
Dinas PUPR Dumai Normalisasi Drainase Tersumbat Sampah
-
Sosial
Masyarakat Kecewa, Presiden Jokowi tak Kunjungi Korban Banjir di Riau

