EMP Malacca Strait SA Gelar Sunatan Massal di Merbau
Minggu, 22 Desember 2013 22:39 WIB
SELATPANJANG - Energy Mega Persada Malacca Strait SA melalui program CSR nya menggelar acara sunatan massal untuk anak-anak di Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, Sabtu (21/12/2013) pagi.
Dalam kegiatan sunat massal ini setidaknya diikuti sekitar 63 anak-anak yang resmi terdaftar dan besar kemungkinan peserta akan bertambah.
Menurut Kepala UPT Kesehatan Puskesmas Kecamatan Merbau, Dr Suhadi, ketika ditemui di di UPT Puskesmas Teluk Belitung Jalan Kamboja, kegiatan sunat massal ini merupakan agenda tahunan EMP Malacca Strait SA.
"Ini merupakan program tahunan Kondur melalui CSR nya. Saat ini terdaftar 63 anak, besar kemungkinan akan bertambah," kata Suhadi.
Kemudian disampaikan Suhadi lagi, untuk penyembuhan anak-anak yang baru saja mengikut sunat massal ini tergantung pada kondisi tubuh anak itu sendiri.
"Kalau kondisi tubuhnya bagus, dalam seminggu sudah sembuh," ungkapnya lagi.
Sementara untuk kontrol, Suhadi mengaku setelah tiga hari disunat pasien baru boleh kontrol di Poskesdes, Postu, dan Puskesmas terdekat tanpa harus membayar.
Suhadi juga menghimbau bagi orang tua anak-anak yang baru saja menjalani sunatan massal ini untuk menjaga pola makan. Anak-anak diminta untuk tidak memakan makanan yang bisa mengakibatkan alergi gatal seperti telor, udang, kerang, dan lain sebagainya.
Di tempat terpisah, Musa merupakan salah seorang warga Teluk Belitung mengucapkan terima kasih kepada EMP Malacca Strait SA yang telah membantu masyarakat Merbau melalui sunatan massal ini.
"Terima kasihlah dengan program ini karena masyarakat bisa terbantu," kata Musa yang waktu itu mendampingi cucunya Muhammad Nasoha.
Pantauan GoRiau.com, di lokasi sunatan massal, satu anak dikerjakan oleh dua orang perawat. Informasi yang di Teluk Belitung sendiri selain Dr Suhadi, juga dibantu Dr Devi Ariani, dan 7 pasang perawat. Di Desa Lukit tiga pasang, dan di Desa Sungai Anak Kamal 4 pasang petugas.
Dapat dimaklumi, di Kecamatan Merbau, bagi masyarakat yang mau melakukan khitan (sunat) secara pribadi harus merogoh saku Rp350 hingga Rp400 ribu per anak.***(fan/grc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
Pergerakan Harga Minyak Sawit Dunia Mengalami Fluktuasi pada Awal Februari 2026
-
Lingkungan
Harimau Sumatera Masuk Permukiman Warga Mempura, Masyarakat Diminta Waspada
-
Ekbis
Produksi Padi Riau Naik 12,7 Persen, Targetkan Ketahanan Pangan Hingga 2029
-
Lingkungan
Riau Dorong Swasembada Pangan Nasional, Petani Milenial Jadi Kunci Modernisasi Pertanian
-
Hukrim
Polisi Kehutanan Gakkum Riau Usut Jaringan Pembunuh Gajah Sumatera di Blok Ukui
-
Sosial
Penataan Pedagang Dumai di Jalan Sultan Syarif Kasim, Kota Jadi Destinasi Kuliner

