• Home
  • Sosial
  • Gandeng BPKP Riau, RSUD Selasi Merubah Status Menjadi BLUD

Gandeng BPKP Riau, RSUD Selasi Merubah Status Menjadi BLUD

Minggu, 27 April 2014 13:12 WIB

PELALAWAN - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selasih Pangkalan Kerinci, menggandeng kerjasama dengan pihak pendamping BPKP Riau dengan tujuan untuk mempersiapkan perubahan status menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Direktur RSUD Selasih Pangkalan Kerinci, dr Ahmad Krinen, Minggu (27/4/2014) mengatakan, selain mempersiapkan dokumen persyaratan, pihaknya juga mengandeng lembaga pendamping seperti BPKP Riau guna memeriksa persyaratan dokumen dan pemeriksaaan terhadap sistem tata kelola RSUD Selasih.

Usai dilakukan pemeriksaan oleh BPKP, jelas Krinein seperti dikutip goriaucom, maka rumah sakit plat merah tersebut tinggal menunggu tim Pemkab Pelalawan melakukan penilaian terhadap semua persyaratan RSUDÂ menjadi BLUD yang telah dipersiapkan pada tahun 2014 ini.

"Hasil temuan audit oleh BPKP, menyatakan sistem tata kelola RSUD Selasih yang perlu diperbaiki. Dan hasil temuan BPKP itu telah kita perbaiki dan telah dilaporkan hasil perbaikan pada pihak BPKP baru-baru ini. Kini kami tinggal menunggu laporan perbaikan dilakukan yang disampaikan pada pihak BPKP tersebut," jelasnya.

Karena itu, sambungnya, dalam waktu dekat ini tim Penilai Pemkab Pelalawan akan turun melalukan penilaian ke RSUD untuk memeriksa semua kelengkapan persyaratan yang harus dipersiapkan oleh RSUD Selasih, yang ditargetkan bulan depan sudah bisa diterapkan.

Namun, dijelaskan Krinein, beremungkinan pelaksanaan penerapan menjadi BLUD tersebut untuk bulan depan tidak bisa terkejar. Pasalnya sudah proses pengalokasian anggaran dana APBD sudah berjalan, sehingga agak sulit dan kemungkinan baru terlaksan Januari tahun depan.

"Dengan status RSUD selasih menjadi BLUD, nantinya akan leluasa mengembangkan bisnis pelayanan kesehatan. Sehingga RSUD selasih bisa membiayai operasionalnya sendiri, selama ini semua biaya operasional masih bergantung pada APBD Pelalawan setiap tahunnya," bebernya.***(dok)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar