Gepeng Marak, Dinsos Pekanbaru Diminta Bentuk Tim Penanganan
Kamis, 17 April 2014 16:20 WIB
PEKANBARU - Terkait banyaknya para Gelandangan dan Pengemis (Gepeng) yang terjaring operasi yang dilakukan Tim Yustisi pada Rabu (16/4/2014) kemarin, Assisten IV Sekda Pekanbaru, Sentot Djoko Prayitno menyarankan Dinas Sosial Kota Pekanbaru untukmembuat kebijakan dan terobosan baru untuk mengatasi persoalan gepeng.
"Dinas Sosial sebaiknya membentuk satuan petugas khusus yang menangani gepeng untuk berpatroli rutin dititik yang biasa menjaditempat mangkal para gepeng," ujarnya.
Sentot mengatakan juga sebaiknya untuk para gepeng yang tertangkap dan berasal daridaerah lain harus didata lengkap dan dipublikasikan melalui mediamasa.
"Kalau bisa dibuat nama dan alamat lengkapnya dan diumumkan melaluimedia massa. Supaya kepala daerahnya tahu kalau ada warganya yangmenjadi gepeng di Pekanbaru," ungkapnya.
Diyakini Sentot, bila kepala daerah mereka merespon paling tidakbisa sedikit mengurangi masuknya gepeng dari luar Pekanbaru.
"Orang Indonesia biasanya punya budayamalu, diharapkan dengan itu kepala daerah asal gepeng bisa mengatasiwarganya supaya tidak lagi menjadi gepeng,” tuturnya.
Sementara untuk gepeng yang berasal dari dalam Kota Pekanbaru, harusdiinformasikan kepada RW untuk memberikan pembinaan sesuai dengangerakan pemberdayaan masyarakat berbasis RW yang mulai tahun inidigencarkan Walikota.
“Banyak pelatihan keterampilan yang bisa diberikan kepada masyarakatsupaya bisa membuka lapangan usaha sendiri," tutupnya.***(dan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

