Gubernur Riau Minta Pembangunan Kantor Bupati Rohil Digesa
Selasa, 16 September 2014 18:50 WIB
BAGANSIAPIAPI - Gubernur Riau Annas Maamun meminta pembangunan kantor bupati Rokan Hilir digesa. Permintaan itu mengingat waktu pelaksanaan pekerjaan tidak berapa lama lagi. Sedangkan bagian gedung yang rusak, harus diperbaiki kontraktor.
“APBD 2014 supaya dipercepat, program dan perencanaan sudah bagus, lokasi-lokasi sudah bagus, tinggal nanti pelaksanaan, memang ini agak telat, agak terlambat sikit, Pak Bupati (Suyatno, red), ada transisi, perobahan sistem. Insya Allah mau kita kebut cepat,” permintaan Annas ketika meninjau realisasi pembangunan kantor bupati Rohil, Selasa (16/9/14) siang, didampingi Bupati Rohil Suyatno, Wakil Bupati Erianda serta sejumlah kepala SKPD.
Terkait adanya bagian teras yang mengalami kerusakan, akan diperbaiki pihak kontraktor, dan akan dibuat teras sederhana saja, memakai pilar, di atasnya buat pot bunga. “Tapi tetap tanggung jawab dia (kontraktor, red), dana tetap tanggung jawab dia,” tekanannya.
Kerusakan yang ada katanya tidak masalah. “Ini tak ada masalah, itu kan teras aja yang rusak, yang lain-lalin ndak ada masalah, ini pemborong Hutama Karya, konsultannya Profesor Sugeng Pekanbaru, Dosen Unri,” tambahnya.
Pembiayaan kantor bupati yang dibangun semasa dirinya menjadi Bupati Rokan Hilir tersebut, untuk gedung saja katanya menghabiskan dana Rp86 miliar.
“Termasuklah nanti, lanscap pekarangan, dua buah air mancur, ada patung kita buat, penanaman pohon-pohon kayu, termasuk jalan, kalau saya tak salah kemaren, habis Rp 40 miliar, termasuk mobiler, Rp 126 mililar, seluruhnya, dah lengkap. Kalau saya mintak targetnya Desember udah siap, jangan lama-lama, ini orang ni lambat, tukangnya sikit. Kalau tukangnya banyak , sebentar, siap ni,” katanya.
Annas juga meminta berbagai item pekerjaan tahun 2014 ini dikerjakan secara serentak. “Ini berangsur-angsur, saya arahkan tadi sekali kerja, Dinas Kehutanan, masalah pokok kayu, masalah rumput, Dinas Pasar, masalah jalan Dinas Cipta Karya,” penekanannya lagi.
Komitmen memperhatikan proyek-proyek yang ada di Provinsi Riau, akan terus dilakukan, sesuai kebiasaanya di Rokan Hilir ketika menjadi bupati.
“Proyek-proyek provinsi lainnya, ini mohon maaf, tidak lagi seperti tahun lalu. Macam kita sekarang bangun Puskesmas Rawat Inap, Rp 20 miliar, langsung saya kelapangan, dan langsung saya meletakkan lokasi. Saya tinjau tanah dia, berapa jarak dari jalan,” katanya.
Hal itu ditunjukkan ketika membangun kantor bupati Rohil, kantor dinas, dia langsung turun kelokasi mengatur penempatan bangunan.
“Macam gini, ada membangun kantor bupati, kantor dinas, langsung saya, saya tak mau kantor itu berdempet-dempet, harus teratur. Jarak dari jalan teratur, jarak antara satu kantor teratur, kita bangun tahun ini 6 puskesmas, 6 sekolah unggul, masjid 3, masjid kabupaten, itu semua besar-besar. Jalan kita bangun,” katanya.
Bahkan, melalui dana Pemprov Riau katanya tiak ada lagi pembangunan jalan yang berskala kecil, melainkan sudah berskala besar.
“Tak ada lagi jalan, Rp1,5 miliar, Rp2 miliar, tak ada, jalan paling kurang Rp15 miliar. Tapi ada jalan yang Rp84 miliar, kita buat. Ada yang Rp100 miliar lebih, sebab itu provinsi. Yang kecil-kecil serah dengan bupati, besar lagi, APBN. Baru cocok, ya ndak,” katanya .
Annas juga menyindir proyek pembangunan selama ini berskala kecil, termasuk gedung sekolah. “Masak provinsi bangun rumah sekolah 3 lokal, untuk apa, mana cukup, sekarang saya bangun rumah sekolah 8 lokal. 4 diatas, 4 dibawah, pakai kubah. Rp2,5 miliar,” bebernya.
Begitu juga pembangunan pariwisata, ada lima lokas pariwisata di Riau yang bakal menjadi landmark. “Pariwisata ada lima lokasi, Rp 106 miliar, candi muara takus, membenahi, tepi sungai Siak, bono di Pelalawan, pacu jalur di Kuansing, tapi benar-benar, biar betul-betul bertaraf internasional. Jangan hanya orang-orang kampung yang nengok, “ targetnya.
Sedangkan untuk Rokan Hilir juga mendapat perhatian, diantaranya pembangunan masjid agung. “Tahun ini, kita buat dua lantai, kita buat nanti seperti mesjid terapung, pakai pulau ditengah, masjid ini nanti berfungsi tempat orang beribadah, dan berfungsi juga tempat wisata,” katanya.***(nop)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

