Gubri Annas Bantah Batasi Satker Gunakan APBD 30 Persen
Minggu, 13 April 2014 16:33 WIB
PEKANBARU - Gubernur Riau H Annas Maamun membantah telah menginstruksikan satuan kerja (Satker) di lingkungan Pemprov Riau, menggunakan APBD murni 2014 hanya 30 persen saja. Hanya saja, Gubri mengurangi program yang dinilai tidak penting.
Bantahan Gubri itu disampaikannya kepada wartawan, Jumat (11/4/14) menanggapi adanya isu agar Satker hanya menggunakan APBD murni 2014 cukup 30 persen. Menurut Gubri,justru mendukung program Satker jika memang bermanfaat bagi masyarakat.
"Tidak ada. 30 persen tidak ada. Selagi bagus, laksanakan. Tetapi ada juga yang tidak sampai 30 persen, karena tidak bagus,"jelasnya di Pekanbaru.
Tetapi kata Gubri, ada beberapa Satker yang menggunakan APBD hingga 70-80 persen, karena program kegiatannya dinilai bagus. Sementara, untuk biaya perjalanan dinas memang dikurangi Gubri.
"Kemudian penataran-penataran saya kurangi. Penyuluhan-penyuluhan saya kurangi. Bahkan pelatihan-pelatihan saya batalkan,"kata Gubri.
Menurut Gubri, anggaran untuk perjalanan dan pelatihan yang dibatalkan itu, dialihkan kepada kegiatan untuk masyarakat miskin. Seperti pembangunan Puskesmas, sekolah, rumah ibadah dan infrastruktur lainnya.
Terkait usulan APBD-P Riau 2014 papar Gubri, sejauh ini pihaknya masih tahap pembahasan di masing-masing Satker. Kendati demikian, pihaknya akan menargetkan Bulan Juni mendatang sudah selesai pembahasan.***(wil/rpc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

