• Home
  • Sosial
  • Kadishub Riau Minta Hambatan Arus Mudik Teratasi

Rakor Evaluasi Angkutan Lebaran Terpadu

Kadishub Riau Minta Hambatan Arus Mudik Teratasi

Rabu, 27 Mei 2015 17:18 WIB
PEKANBARU - Kepala Dinas Perhubungan Riau Rahmad Rahim pimpin rapat koordinasi evaluasi angkutan lebaran terpadu 2014 dan kesiapan angkutan lebaran 2015. 

Pada pertemuan ini, Kadishub menekankan agar semua sektor angkutan lebaran (Angleb) tahun ini berjalan jauh lebih baik, dengan melakukan antisipasi segala kemungkinan adanya hambatan yang bakal terjadi. 

"Karena itu, melalui rakor evaluasi angkutan lebaran terpadu baik tahun lalu mau pun sekarang kita lakukan lebih awal. Tujuannya, jika ada hal-hal yang menghambat bisa diantisipasi sedini mungkin," kata Rahmad, di kantornya Rabu (27/5/15). 

Turut hadir pada pertemuan tersebut, Sekretaris Dishub Yansirman, kepala bagian angkutan, darat, udara dan laut. Perwakilan kabupaten/kota, para UPT dan UPP kementerian, unit penyelenggara pelabuhan. 

Ada juga dari dinas navigasi pelabuhan Dumai dari kemerinatian, perwakilan Bandara Japura serta Badan Metreologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Kabid Peningkatan Jalan Bina Marga, Firman Azis, Kabid Operasi Angkasa Pura Asturman. 

Beberapa persoalan yang perlu dilakukan evaluasi, terkait hasil pertemuan tersebut diantaranya perlunya meningkatkan koordinasi bersama pihak terkait untuk mendukung lancarnya arus mudik dan arus balik lebaran seperti Dinas Bina Marga. 

Pasalnya, khusus angkutan darat ini masalah kerusakan jalan serta kurangnya kelengkapan marka jalan menjadi keluhan pemudik tahun lalu. Sementara untuk angkutan laut dan udara, bisa disebut tidak ada masalah. 

"Persoalan marka jalan ini memang harus segera dibenahi. Ini tentunya bukan hanya menyangkut kelancaran, dan keselamatan pemudik selain kerusakan jalan," ungkap Kadishub. 

Ada pun berdasarkan kerangka persiapan Angleb 2015, khususnya angkutan laut yakni monitoring dimulai pada 2 Juli - 2 Agustus atau (H-15). Kemudian Angleb darat, penyebaran dan udara mulai 10-25 Juli (-7 sampai H +7). 

Diprediksi angkutan penumpang lebaran sudah mulai ramai pada H-2. Karena H-1 sudah mulai cuti bersama, baik pemerintah maupun swasta. Sementara puncak untuk arus balik H+2 sampai H+3. 

Ada pun untuk jumlah penumpang angkutan darat, jumlah penumpang naik 20,28 persen dari total jumlah 26.197 penumpang tahun lalu menjadi 31,510 penumpang tahun ini. Kemudian angkutan penyebrangan jumlah penumpang naik menjadi 12,86 persen dari 28.573 penumpang 2013 menjadi 32.247 penumpang pada 2014. 

Sementara angkutan laut menurun dari 5,88 persen dari total 202.311 penumpang 2013, menjadi 190.423 penumpang pada 2014. Angkutan udara, jumlah penumpang turun 6,68 persen dari 78.339 (2013) menjadi 73.108 penumpang (2014).

(rdk/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar