Kapolda Riau Deklarasi 3 Butir Pernyataan Anti Hoax di Bengkalis
Rony Pratama Selasa, 20 Maret 2018 19:34 WIB
BENGKALIS - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau, Irjen Pol Nandang, bersama Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Riau, Marsma TNI Rakhman Haryadi dan Danrem 031/Wirabima, diwakili Kasi Intel, Letkol Inf Agus Budi Setyo Raharjo, melakukan kunjungan untuk bersilaturahmi dengan berbagai elemen masyarakat Kabupaten Bengkalis, dalam rangka menciptakan Provinsi Riau yang damai.
Kunjungan yang diagendakan dengan Tablik Akbar dan Deklarasi Anti Hoax ini di pusatkan di Halaman Pondok Pesantren Modern Nurul Hidayah, Kecamatan Bantan, Senin malam, 19 Maret 2018.
Dalam kesempatan itu dan sebagai komitmen bersama, Kapolda Riau, Kabinda, Danrem 031, Pemerintah Kabupaten Bengkalis, dan Instansi Vertikal serta para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan pengurus organisasi, melakukan penandatanganan usai mendeklarasikan pernyataan untuk menolak segala bentuk informasi hoax, dipandu Bupati Bengkalis Amril Mukminin, diwakili Sekretaris Daerah H Bustami HY.
Adapun, butir pernyataan sikap yang dideklarasikan pada saat itu, pertama, siap menolak dan menentang segala bentuk berita hoax dan ujaran kebencian. Kedua, menolak segala bentuk provokasi, isu sara dan perbuatan adu domba yang dapat memecah belah NKRI, dan. Ketiga, mendukung Polri dalam menegakkan hukum terhadap penyebar fitnah, ujaran kebencian dan penyebar berita hoax.
“Kita selaku penyelenggara organisasi pemerintahan daerah, sangat mendukung deklarasi anti hoax ini. Kami juga mengingatkan agar seluruh masyarakat lebih selektif dan bijak dalam menyerap informasi yang diterima. Jangan asal percaya padahal belum tentu kebenarannya. Hal ini yang pada akhirnya merusak tatanan kehidupan kita dan memecah belahkan kita. Tentu kita tidak menginginkan perpecahan itu terjadi,” jelas Sekda, H Bustami.
Sementara itu, disamping soal deklarasi anti hoax, Kapolda Riau, Nandang, juga mengingatkan agar seluruh elemen masyarakat memerangi narkoba. Terlebih Bengkalis, merupakan kawasan yang menjadi salah satu pintu masuknya narkoba di tanah ari.
“Kepada santiwan dan santriwati, kami mengingatkan agar tidak terjerumus dengan narkoba, karena narkoba adalah perusak yang membuat negara ini menjadi hancur. Saat ini negara lain tidak memerangi kita dengan senjata, tetapi dengan obat-obatan terlarang, maka kami ingatkan agar hati-hati dan sama-sama nyatakan perang terhadap narkoba,” jelasnya kala itu.
(ron/ron)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Polisi Kehutanan Gakkum Riau Usut Jaringan Pembunuh Gajah Sumatera di Blok Ukui
-
Hukrim
Peringatan HBA ke-65 di Kejari Bengkalis, Momentum Refleksi dan Penguatan Komitmen Pengabdian
-
Ekbis
Perkuat Keamanan Obvitnas, Apical dan Polda Riau Tandatangani Pedoman Kerja Teknis 2025
-
Ekbis
Apical Dumai dan Polda Riau Jalin Sinergi Pengamanan Objek Vital Nasional
-
Sosial
Sentuhan Tangan Dingin Kasmarni, Bengkalis Juara Umum MTQ Riau 2023
-
Sosial
Bupati Kasmarni Optimis Warga PKNR Mampu Bersinergi Bersama Pemda dan Masyarakat

