• Home
  • Sosial
  • Keadaan Tidur, Jamaah Haji Rohil Wafat di Mekkah

Keadaan Tidur, Jamaah Haji Rohil Wafat di Mekkah

Rabu, 08 Oktober 2014 16:11 WIB

BAGANBATU - Anak jamaah haji Rokan Hilir Sri Wahyuni binti Afandi, yang wafat di Mekkah mengatakan, ibunya meninggal saat tidur. itu diketahui setelah dibangunkan, hendak melaksanakan sholat Zuhur. 

"Ibu meninggal ketika tidur, saat itu hendak dibangunkan untuk Sholat Zuhur," kata Nurul, anak ketiga almarhum, ketika ditemui wartawan, Rabu (8/10/14) di rumah duka, Jalan Serayu RT 02 RW 02 Kepenghuluan Bagan Manunggal, Kecamatan Bagan Sinembah. 

Diceritakannya, setengah jam sebelum diketahuinya sang ibu telah wafat, dirinya sempat berkomunikasi dengan abangnya yang turut ikut menunaikan ibadah haji. Namun menurutnya tidak ada tanda-tanda yang menghawatirkan pada kesehatan Ibunya sebelum wafat. 

"Setengah jam sebelumnya saya baru telpon abang saya dan katanya ibu sedang tidur menunggu waktu Sholat Zuhur, makanya waktu dikabari oleh jamaah lainnya saya sempat tidak percaya," kisahnya dengan mata berkaca kaca.  

Ditambahkannya, pendaftaran ibunya untuk berangkat haji telah dilakukan lima tahun yang silam. Sejak berkeinginan untuk menunaikan ibadah haji hingga keberangkatan sampai hendak menghembuskan nafas terakhir, sang ibu tidak pernah bertingkah aneh atau meninggalkan pesan apapun. 

"Sejak awal daftar hingga wafat ibu gak pernah ada pesan apa-apa, itu yang membuat kami sekeluarga sangat merasa kehilangan," ujarnya sedih. 

Namun demikian dirinya serta keluarga telah mengikhlaskan kepergian ibunda yang sudah lima tahun terlebih dahulu ditinggalkan sang ayahnya, dengan harapan almarhum diterima di sisi Allah SWT. 

"Kami ikhlas, ada suka dan duka, di samping ibu pergi setelah selesai melaksanakan rukun haji, kami tidak dapat melihat wajah terakhirnya. Namun yang membuat kami merasa terobati adalah adanya abang kami yang selalu ada di samping ibu mulai dari awal hingga pengebumian," paparnya. 

Dirinya juga mengaku bahwa kesehatan ibunya sejak berangkat hingga mendapat kabar wafat dalam kondisi yang tidak terlalu sehat. "Memang ibu dalam keadaan sakit, tapi tidak terlalu parah, tetapi yang penting saat ini seluruh keluarga sudah mengikhlaskannya," ujarnya sembari mengharapkan doa. 

Pantauan di rumah duka, terlihat para warga masih terus berdatangan mengucapkan bela sungkawa dan bertakziah, bahkan pihak KUA Bagan Sinembah juga telah datang ke rumah duka untuk bertakziah dan memberikan semangat kepada keluarga yang ditinggalkannya.***(nop) 
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar